Oct 22, 2018


Maka teteskanlah air matamu, Lalu bersimpuhlah di bumi-Nya yang suci, atas nikmat yang telah diberikan Tuhan kepadamu. Nikmat yang tak terhitung jumlahnya dan yang pernah bisa kita beli, bahkan dengan gunung emas sekalipun.


Dimulai dari hal yang paling sederhana, yang kerap tidak kita sadari betapa sesungguhnya kita telah dianugerahi berbagai macam nikmat hidup yang terkadang kita abaikan. Tanpa kita sadari kadang kita juga merasa bahwa hidup dan kehidupan ini adalah kodrat dan takdir yang biasa saja, dan bukan sesuatu yang harus dipikirkan atau direnungkan.

Mumpung nyawa masih menempel di raga, dan selagi nafas masih betah nongkrong di tenggorokan kita. Mari sama-sama kita evaluasi, dan kita lihat lagi nikmat-nikmat sederhana mana yang sepatutnya kita syukuri. Agar kita selalu ingat bahwa hidup ini adalah anugerah terindah dari Tuhan Sang Maha Pencipta.

Bersyukur Karena Nikmat Sehat

kita boleh punya uang banyak, harta berlimpah dimana-mana. Tapi ketika kita sakit (apalagi sakit yang parah) maka nikmat mana yang bisa kita nikmati atas harta kita tersebut?

Pernahkah kita sekali saja berpikir betapa tersiksanya saat kita sakit gigi? Bibir yang sariawan, atau sekedar demam dan sakit kepala. Rasanya pasti tidak enak. Sakit banget. Dan biasanya saat rasa sakit itu datang kita baru berpikir " betapa enaknya menjadi orang yang sehat".

Bersyukur Karena Nikmat Waktu

Tahu kenapa waktu tidak pernah akan bisa diulang?
Kenapa tidak pernah ada satu manusia jenius pun di dunia ini yang bisa membuat mesin waktu? Kenapa?

Percayalah jika ada yang bisa melakukan itu maka surga akan sesak oleh manusia dan neraka akan kosong kecuali iblis sebagai penghuninya.

Ada begitu banyak waktu luang untuk kita merenung, berdoa dan bersyukur atas nikmat waktu, nikmat usia, dan nikmat-nikmat lainnya.  Tapi sesering apa kita melakukan itu?

Bersyukur Karena Nikmat Udara

Kebayang tidak seandainya udara yang kita hirup setiap hari ini harus kita sewa atau kita beli?Anggaplah biaya sewanya sehari Rp. 10.000 rupiah. Jika agan menghirupnya selama 30 tahun maka silahkan hitung sendiri berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk sekedar bisa bernafas selama rentang waktu tersebut?

Dan pernahkah kita merenung dan berpikir betapa seimbangnya udara yang kita hirup ini?

Komposisi udaranya yang tepat, serta sirkulasinya yang pas membuat kita bisa bernafas dengan baik.

Bukankah ini salah satu nikmat dan anugerah yang diberikan Tuhan kepada kita?

Dan atas itu semua pernahkah kita bersyukur seraya mengucap doa kepada-Nya?

Bersyukur Karena Nikmat Bentuk Tubuh

Pernah gak sih kita mikir betapa hebatnya Tuhan menciptakan bentuk tubuh manusia dengan sangat-sangat sempurna?  Dan pernahkah kita merenungkan kenapa Tuhan juga menciptakan bentuk tubuh manusia yang kurang sempurna?

Hidup adalah keseimbangan agar kita yang merasa memiliki bentuk tubuh yang sempurna selalu senantiasa bersyukur. Dan mereka yang tidak memiliki bentuk tubuh yang sempurna harusnya membuat kita yang sempurna ini belajar bersyukur.



Oct 20, 2018

individualisme sering kali dicap buruk oleh orang orang Indonesia. Padahal jika kita melihat list di atas, negara paling Individualis di dunia semuanya merupakan negara maju. Menurut Saya, Individualisme adalah sikap yang cukup baik apabila kita mau semakin maju.



Individualisme membangun kita agar semakin mandiri dan fokus kepada tujuan dan cita cita kita masing masing. Individualisme juga mengajarkan kita untuk menghargai hak pribadi orang lain. Kita juga harus mulai memusnahkan kebiasaan buruk yang tertanam di dalam diri orang Indonesia yaitu "ngomongin dan ngurusin hidup orang lain". 

Kebiasaan ini sangat buruk dan membuat kita tidak maju maju. Gimana tidak buruk, waktu kita sudah banyak terbuang cuma untuk memikirkan yang bukan urusin kita dan bukannya fokus ke cita cita kita sendiri. Maka dari itu kenapa negara negara maju semakin maju dan negara kita masih saja stagnan. 

Orang orang di negara maju bersikap "Bodo Amat" kepada orang lain yang mungkin berlaku buruk. Bukan seperti orang orang disini yang kalau ada yang berbuat tidak baik malah semkain diomongin dan makin viral. Maka dari itu di Indonesia, orang bodoh bisa gampamg terkenal, karena diomongin terus.

Hal kedua yang akan Saya sampaikan adalah, Individualis bukan berarti tidak acuh dan tidak peduli sama orang. Negara negara Individualis bukan berarti orang orang nya jutek dan tidak peduli sama orang lain. Sebagai contoh dua negara di list ini yaitu Amerika dan Belanda merupakan negara yang orang orang nya dikenal ramah. Mereka cukup ramah terhadap sesama namun jika sudah ke arah ranah pribadi, mereka sudah tidak mau ikut campur karena itu bukan urusan mereka.

Berikut adalah 5 negara tersebut:

1. Amerika Serikat

Negara pertama di list ini adalah Amerika Serikat. Amerika Serikat adalah negara yang terletak di Amerika Utara. Negara ini juga sering dianggap sebagai negara termaju dan terkuat di dunia ini. Amerika Serikat pun ternyata adalah negara paling individualis di dunia. Orang orang Amerika pun dikenal dengan semangat "American Dream" nya dimana mereka bebas bermimpi dan mewujudkan cita cita mereka sebesar apapun tanpa celaan orang lain. Maka dari itu mereka jauh lebih berfokus kepada kesuksesan diri sendiri. Dan terbukti, Amerika dapat menguasai seluruh bidang di dunia ini serta menjadi negara termaju di dunia. Mereka cenderung tidak peduli dengan hal buruk yang dilakukan orang lain dan berfokus kepada kemajuan diri sendiri (Jauh berbeda dengan Indonesia yang ga maju maju karena kebanyakan ngurusin orang lain). Amerika Serikat pun mendapat skor individualis tertinggi yaitu 91.

2. Australia

Negara kedua di list ini adalah Australia. Negara Australia juga merupakan negara tetangga kita di bagian Selatan. Sama seperti Amerika Serikat, Australia juga merupakan negara maju. Australia terkenal akan kemajuan teknologi nya serta kemajuan pembangunan manusia nya. Sebagai negara maju, Australia juga merupakan negara yang Individualis. Orang orang Australia terkenal sangat menghargai kebebasan Individu dan juga sangat toleran. Mereka tidak suka mengecap orang lain dan lebih gemar mengevaluasi diri secara pribadi untuk lebih maju lagi. Australia mendapat skor individualis yang beda tipis dengan Amerika Serikat yaitu 90.

3. Inggris

Berikutnya di nomor tiga ada salah satu negara kerajaan paling terkenal di dunia. Inggris adalah negara yang terletak di Eropa Barat. Inggris juga adalah negara yang memiliki banyak teritori atau wilayah kepemilikan di luar tanah utama mereka. Inggris pun adalah salah satu negara maju paling terkenal di dunia. Sama seperti Australia, Inggris merupakan negara yang sangat toleran dan sangat menghargai kebebasan individu. Mereka tak suka terlalu mengurusi urusan pribadi orang lain. Maka dari itu Inggris termasuk sebagai negara yang Individualis. Mereka fokus pada diri mereka sendiri. Inggris juga memiliki skor yang cukup tipis dibawah Australia yaitu 89.

4. Belanda

Pada nomor empat ada negara Eropa kedua di list ini, Belanda ! Belanda adalah negara yang terletak di Eropa Barat. Belanda juga merupakan negara yang terkenal sangat maju terutama di bidang Teknologi dan Pendidikan. Sama seperti negara maju lainnya, Belanda adalah negara yang Individualis. Orang orang Belanda cenderung fokus pada hal hal individu. Namun yang spesial dari negara ini adalah, Belanda merupakan negara yang paling liberal dan toleran di dunia. Yang artinya negara ini sangat menghargai kebebasan individu tanpa mengusik orang lain. Belanda memiliki skor individualis yang cukup jauh dibandingkan Inggris yaitu 80.

5. Selandia Baru

Dan negara terakhir di list ini adalah Selandia Baru. Selandia Baru adalah negara yang terletak di Benua Oseania. Negara ini juga merupakan salah satu negara paling selatan di dunia. Sama seperti ke lima negara di atas, Selandia Baru juga adalah negara maju. Sama dengan tetangganya Australia, Selandia Baru juga adalah negara yang Individualis. Orang orang di negara ini juga sangat menghargai kebebasan dan hak individu dan juga lebih fokus pada hal hal individu. Skor individualis negara ini memang jauh dari Australia yaitu di angka 79.

Di bawahnya masih ada banyak negara individualis lainnya seperti Italia, Perancis, Irlandia, Swedia, Swiss, Jerman, dan Jepang.

Namun masih ada beberapa negara barat dan negara maju yang tidak Individualis seperti Portugal, Yunani, dan Korea Selatan.

Bagaimana dengan Indonesia?

Indonesia adalah salah satu negara apaling kolektif / individualisme paling rendah di dunia dengan skor 14 (Ke 7 Terendah).

apakah Saya adalah seorang Individualis ? 
Ya, saya seorang Individualis

Individualis yg Saya maksud adalah "mind your own business"

Kredit !!



Mendengar kata ini pastinya banyak sekali yang suka terlebih lagi para ibu rumah tangga, ya mereka adalah target dari banyaknya pengusaha yang menjual barangnya secara kredit. Bahkan banyaknya kartu yang disebut "kartu setan kredit" membuat terkadang kartu-kartu kredit banyak yang disalah gunakan.

Semakin lama bangsa ini memang di perbudak oleh sistem kredit yang dengan mudah di peroleh. Baik itu dengan uang muka alias DP atau tanpa DP barang yang di kredit pun akan berpindah tangan dengan sempurna. Nah !! Yang jadi persoalan ini banyak kredit pinjaman dengan sistem bunga yang jelas adalah riba zaman modern, semua pengusaha kredit pinjaman ini menjamur dari yang besar berupan Bank hingga yang kecil dengan nama rentenir.

Siapa yang harus disalahkan ketika manusia yang ada di nusantara ini terlalu hidup konsumtif ? Layaknya para Jendral kapitalis yang hidup bermewah-mewahan sedangkan banyak rakyat masih menjerit akibat kemiskinan hingga akhirnya mereka pun di jadikan tumbal oleh kaum sosialis di tahun 1965.

Tapi sekarang ini kredit pun mulai mencekik leher masyarakat yang ingin hidup hedonisme namun tak sanggup membeli dengan cash, mereka seakan berlomba dengan tetangga sebelah untuk siapa dulu yang bisa membeli barang mewah biar dikata "wah".

Sudah banyak korban kredit karena tak sanggup membayar tapi ditagih malah marah-marah, hingga mata elang pun disewa untuk eksekusi barang yang sanggup untuk melunasinya. Entahlah sudah tahu tak sanggup membeli tapi ingin punya, "biar ga makan tapi nyohor" itulah pepatah masyarakat di zaman edan. Budaya konsumtif inilah yang dimanfaatkan banyak pihak terutama produk-produk asing yang harganya lumayan bikin kantong bolong baik itu dari elektronik, furniture, hingga kendaraan bermotor.

Kredit kini bergerak di segala lini, inilah kehidupan manusia yang tak bisa lepas dari yang namanya kredit. Biar kata hidup jadi irit dan pasti terhimpit oleh lemahnya ekonomi global saat ini, tapi kredit tetap berjalan seakan candu bagi masyarakat ini. Tapi tetap saja kredit di perlukan untuk nilai barang yang benar-benar besar seperti kredit rumah, bahkan nilai jual kembalinya pun sangat menguntungkan. Tapi untuk kredit barang tentu saja nilai jual kembalinya akan terjun bebas.


Hari akan berganti dan Saya mulai berpikir, dan perlahan memprediksi bahwa besok adalah hari yang buruk buat Saya. Akan ada banyak kesialan yang menimpa Saya.

Pokoknya bakal jadi hari yang buruk dan penuh dengan kesialan.

Tapi Saya percaya bahwa hari yang buruk hanyalah cara kita dalam mensugesti alam pikiran bawah sadar kita. Tidak ada hari yang buruk kecuali hari di saat kita kehilangan orang tersayang, atau mungkin saat kita kehilangan pekerjaan atau asset yang kita miliki.

Selain dua itu, hari yang buruk hanyalah hari yang dibuat-buat.

Besok pagi ketika bangun tidur, Saya akan bangun dengan semangat. Saat mata Saya terbuka, saat itu juga Saya bangkit dari peraduan. Sesegera mungkin menuntaskan tanggung jawab Saya dan berharap semua berakhir indah. Jikalau memang berakhir buruk Saya akan berusaha membuatnya jadi indah.

Tapi kalau memang tidak bisa diperindah itupun tidak masalah.

Saya sadar Saya bukan orang yang sempurna. Dan apa yang Saya alami dalam hidup tidak selalu sesuai keinginan Saya. Prinsip Saya, apapun yang terjadi hadapi dulu, coba dulu. Kita tidak pernah bisa tahu seratus persen apa-apa yang belum terjadi.

Pada akhirnya "meski kiranya hari ini buruk sambutlah dengan kebaikan agar berakhir dengan baik pula".

Apakah Anda akan selamanya bersedih dan merasa sial pada hal-hal remeh, atau tetap merpikir pada hal-hal yang keren. Karena hal-hal yang kelihatan berat tidak selalu seperti yang kita perkirakan. Kita bisa mengubah anggapan bahwa yang berat tidaklah berat. Dan yang hari yang buruk tidaklah buruk. Semua cuma soal mindset.
Ini hari sabtu dini hari dan saya masih kesulitan tertidur, mungkin dengan sedikit mencurahkan pikiran melalui Blog ini. Saya bisa sedikit tenang.



Semua orang memiliki mimpinya masing masing

Ya, semua orang bermimpi untuk meraih sesuatu. Ada yang bercita-cita menjadi pengusaha, PNS, menjadi dokter, Polisi, Tentara, DSB. semua cita cita itu sama mulianya menurut saya. Saya sendiri pun saat ini menjadi Pengusaha yang belum dikatakan sukses besar, Saya dan teman-teman saya masih menjalani proses demi proses agar perusahaan kami bisa maju menjadi semakin besar.

Sebenarnya yang Saya butuhkan saat ini bukanlah menjadi orang yang sangat kaya karena memiliki perusahaan atau bisnis yang menjanjikan, melainkan Saya ingin menjadi orang yang berguna bagi orang banyak. Mungkin dengan sedikit menciptakan lapangan kerja saya bisa membantu mengurangi beban negara dalam masalah sedikitnya lapangan pekerjaan. atau mungkin dengan menulis buku atau artikel di Blog saya ini, pembaca bisa sedikit terinspirasi dan bergerak untuk menjadi lebih baik.

Terkadang orang sering meremehkan, terutama ketika Anda masih sangatlah muda

Memiliki usia muda bukanlah suatu halangan untuk meraih mimpi. Menurut Saya justru itu adalah hal terbaik yang saya miliki saat ini. Dalam usia saya yang masih 20-an, dengan mendirikan perusahaan bersama teman teman yang memiliki Satu visi dengan Saya, maka saya bisa belajar lebih banyak dan tidak menyesal ketika tua nanti. Terkadang orang meremehkan kita karena masih baru atau belum memiliki progress yang signifikan. Tapi yang sebenarnya terjadi adalah mereka ingin melakukan hal yang kita lakukan tapi tidak berani melakukannya karena takut akan gagal.

Takut gagal adalah kesalah terbesar dari orang yang ingin sukses

Takut untuk gagal, banyak masyarakat kita yang tidak berani memulai karena ketika gagal, mereka akan diremehkan orang lain dan merasa dirinya telah melakukan kesalahan. Padahal kegagalan itu bukanlah akhir dari segalanya, kegagalan bisa terjadi berkali-kali, terutama dikalangan orang-orang sukses. Tidak ada sukses yang terjadi tanpa kegagalan, jika Anda hanya melihat kisah sukses seseorang tanpa melihat latar belakang kehidupannya yang penuh dengan liku-liku, maka itu adalah kesalahan Anda.

Salam saya,
Mahdianto

Oct 19, 2018

Bukan sebuah rahasia lagi bahwa hidup ini penuh warna, serba-serbi kehidupan akan selalu menghiasi di setiap waktunya. Kita terlahir ke dunia menciptakan banyak kisah dan cerita dari masa ke masa mulai dari masa kecil hingga kini menjadi sosok yang dewasa pasti tak lepas dari cerita-cerita menarik yang mendampingi. Senang dan sedih silih berganti, bahagia dan duka pun saling mengisi dalam keseharian. Waktu demi waktu yang terus berlalu membuat kita menyadari bahwa kita akan terus menciptakan kenangan di setiap waktunya yang bisa dikenang setiap saat. Itulah kehidupan dimana kondisinya selalu dinamis dan tak selalu ada di kondisi yang sama.


Hidup ini penuh dengan misteri, kita tak pernah tahu apa yang terjadi di masa depan. Kondisi hidup yang tak menentu seringkali membuat apa yang kita jalani tak bisa ditebak arahnya, hanya rencana dan impian yang dibuat yang membuat hidup terasa lebih terarah meski tak semua rencana bisa terwujudkan sempurna.

Kondisi hidup memang tak selalu sama, ada kalanya kita semangat dalam menjalani kehidupan dan ada kalanya lemah tak berdaya menghadapi deras ujian kehidupan. Jika kita mampu menyelami lebih dalam tentang hidup ini kita akan menyadari bahwa setiap perjalanan hidup kita akan penuh dengan perjuangan. Kita bisa menjadi seperti sekarang karena perjuangan kita di masa lalu, hanya berpangku tangan semata setiap mimpi dan tujuan hidup sulit untuk tercapai.

Tekad membara dan membaja seringkali muncul saat mulai melangkahkan kaki untuk menjadi yang terhebat, namun yang terjadi selanjutnya semangat itu semakin layu dan padam seiring ujian dan cobaan menghadang. Jalan umum kesuksesan pastinya setiap orang mengetahuinya, berani bermimpi lalu action menghadapi tantangan hingga meraih kesuksesan. Namun nyatanya ekpektasi dan realita dalam meraih mimpi dan cita-cita itu tidaklah sama dan seringkali jauh berbeda, ibarat kita melangkah dan mengharap jalan yang mulus sampai tujuan, namun apa daya jalan yang di lewati terjal berliku dan terkadang susah untuk kehidupan. Tak semua orang bisa meraih impiannya, hanya mereka yang memiliki mental para pemenanglah yang bisa berhasil menjadi seseorang yang sukses dalam kehidupan.

Terjatuh itu memang sakit, begitu juga saat kita terjatuh saat menggapai mimpi dan cita-cita. Semangat yang membara mendadak padam saat ujian menerpa, semua itu bukan berarti akhir dari sebuah kisah perjuangan kehidupan, lekaslah bangkit lagi dan kejar cita-cita. Ingatlah kembali perjalanan awal meraih cita-cita, semangat membara yang ada cobalah bangkitkan kembali dengan berbagai cara.

Tak dapat dipungkiri bahwa semangat merupakan "bahan bakar" untuk bisa berlari kencang dalam mengejar setiap tujuan. Hilang semangat itu wajar saja karena itu hal yang biasa terjadi pada setiap orang, yang terpenting adalah cara menyikapinya. Mau semangat atau tidak, teruslah berjalan dan berusaha menggapai apa yang di mau.

Semangat terkadang tak bisa ditebak hadirnya dan terkadang muncul dengan sendirinya, hal itu bergantung pada kondisi kita sendiri. Besar kecilnya suatu ujian yang menghapiri jangan membuat kita terlalu takut menghadapi dan membuat semangat terpuruk, konsistenlah untuk terus berjuang hingga menuju garis akhir kemenangan.

Teruslah berjalan meski semangat lemah dan merasa bosan di jalan perjuangan, ingatlah mereka yang ada di sekitar kita yang mungkin mendukung dan menyokong kita untuk sukses. Gapailah keberhasilan dan buatlah mereka bahagia dengan prestasi dan kesuksesan yang kita torehkan. Semangat itu bagaikan api, jika terus di jaga dari terpaan angin ujian dan cobaan tentu semangat itu akan tetap membara meski banyak ujian dan cobaan menyapa. Lalu bagaimana dengan kita? Sudahkah kita konsisten untuk tetap semangat menjalani kehidupan? Semua itu kembali ke diri kita masing-masing yang menjalaninya. Demikian paparan tulisan ane kali ini, agan dan sista ingin menanggapi? Silahkan sampaikan di kolom komentar dan sampai jumpa di tulisan berikutnya.

tulisan oleh takafoer

Oct 8, 2018


Usia atau umur bukanlah suatu patokan yang mencerminkan kedewasaan seseorang, bahkan penampilan sesorang pun tidak dapat menjadi tanda bahwa dia sudah dewasa,terkadang usia yang lebih tua belum tentu lebih memiliki kedewasaan yang matang dibanding dengan usia yang lebih mudah, terus apa tanda - tanda bahwa orang tersebut sudah dewasa? Berikut rincianya :


Fokus untuk mengerjakan hal - hal positif dan enggan untuk melakukan hal hal yang tidak berfaedah

Pertama tanda jika Anda telah dewasa adalah enggan untuk melakukan kegiatan - kegiatan yang tidak bermanfaat untuk masa depan, Anda lebih suka mengerjakan kegiatan - kegiatan positif yang akan berdampak banyak bagi masa depanmu, seperti halnya bagaimana meraih sebuah cita - cita yang didambakan.

Saat Melakukan kesalahan anda tidak segan lagi meminta maaf dengan setulus hati

Semua orang pernah melakukan kesalahan, tapi tiap orang mempunyai cara berbeda - beda untuk menyikapinya, hal ini pun bisa dilihat untuk menilai kedewasaan seseorang, seperti contoh minta maaf, kalau sikap dan sifat belum dewasa maka akan sulit menerima kesalahan atau mempertahankan egonya sampai orang tersebut meminta maaf kepadanya , sedangkan yang sudah dewasa dia rela dengan tulus meminta maaf atas kesalahanya.

Tidak takut Gagal

Sifat dan sikap selanjutnya adalah Anda tidak takut gagal dalam melakukan sesuatu, Anda tidak akan memikirkan bagaiaman ini, bagaimana itu, bagaimana kata ini , dan yang lain - lain, Anda akan mencoba terus demi apa yang Anda harapkan. kalaupun gagal anda sudah melakukan yang terbaik.

Menghabiskan waktu sendiri

Sifat dan sikap ke 4 adalah Anda biasa menghabiskan waktu sendiri, melamun dan memikirkan apa yang harus dilakukan esok hari demi masa depan, selain itu juga merenungkan kesalahan - kesalahan dan mencoba memperbaiki diri. Anda juga akan menarik diri dari lingkungan yang Anda anggap merugikan.

Melihat Kalender untuk tujuan yang berbeda

Saat mencheck kalender bukan untuk melihat tanggal berapa orang tua akan kirim uang, melainkan akan check tanggal berapa biaya wajib yang harus dibayar seperti listrik, air dll, apalagi yang sudah berkeluarga pasti sering mencheck untuk kapan anak waktunya bayar sekolah




Sep 16, 2018


Kematian adalah hal yang datang tiba-tiba, seseorang dapat meninggal tanpa terduga. Hal itu membuat diri mereka dipenuhi dengan berbagai penyesalan dalam kehidupan. Berikut ini adalah 10 penyesalan yang paling sering dipikirkan oleh orang yang sudah mau meninggal.



Beberapa dari Anda mungkin pernah mendengar kutipan ini: "Jalanilah hidupmu semaksimal mungkin, bagaikan tiada hari esok." Kutipan ini menggambarkan bahwa seseorang dapat meninggal secara tiba-tiba dan hindari penyesalan jika itu terjadi.

1. Andaikan saja aku bekerja tidak terlalu keras

Anda mungkin heran apa salahnya dengan bekerja terlalu keras? Apakah hal itu adalah sebuah kesalahan? Walaupun pada kenyataannya hal itu tidak salah namun ternyata hal ini adalah salah satu penyesalan paling umum yang dialami orang-orang yang mendekati akhir hidup mereka.

Mereka yang mengalami penyesalan ini melihat kilas balik diri mereka saat masih muda, penuh dengan impian dan teman-teman di sekitar mereka. Sayangnya semua itu hilang saat mereka terlalu mefokuskan diri mereka ke pekerjaan mereka dengan bekerja terlalu keras.

Tidak saja mereka kehilangan orang-orang terkasih, namun juga mereka mereka mungkin tidak menyadari bahwa betapa kecewanya orang-orang tersebut saat Anda melupakan mereka dengan terlalu bekerja keras. Pada kenyataannya, hanya orang-orang terdekat dengan Anda yang akhirnya akan mendampingi Anda menjelang akhir hidup Anda. Anda pasti tidak menginginkan sendirian di ranjang yang dingin bukan?

2. Mengapa aku tidak pernah bekerja keras

Seandainya saja aku bekerja lebih keras dalam hidupku

Ya, walaupun ini berlawanan dengan poin nomor satu namun memang penyesalan ini juga yang sering dipikirkan orang-orang saat mereka menatap ajal mereka. Mereka yang mengatakan penyesalan ini umumnya adalah orang yang memiliki impian yang sangat besar, namun tidak dapat mencapainya karena berbagai alasan.

Salah satu alasan utama yang paling umum adalah uang. Mereka melihat uang sebagai materi utama dan melupakan impian mereka. Daripada langsung berusaha menggapai mimpi yang besar, cobalah untuk menggapai mimpi yang kecil perlahan demi perlahan dan mimpi besar Anda akan terwujud.

3. Penyesalan lama

Salah satu penyesalan sebelum meninggal adalah penyesalan lama

Setiap orang pasti pernah menyesali sesuatu dalam hidupnya baik saat ia kecil maupun saat ia bertumbuh dewasa ataupun setelah ia tua. Begitu seseorang tahu bahwa dirinya sudah tidak akan berumur panjang lagi maka semua penyesalan seipanjang hidupnya akan kembali terlintas dalam benak mereka. Masa lalu menghampiri kembali pikiran mereka dan penyesalan tersebut terjadi lagi. Ini mungkin hal yang tidak dapat dihindari, oleh karena itu cobalah untuk hidup semaksimal mungkin dan selesaikanla masalah secepat mungkin.

4. Seandainya aku lebih cepat mengutarakan perasaanku

Saat-saat seseorang sudah mau meninggal adalah saat dimana orang tersebut sangat terbuka karena ia sadar umurnya sudah tidak panjang. Ia akn berusaha mengutarakan semua perasaan yang telah ia pikirkan sejak lama, namun semua itu telah terlambat dan kejujuran itu hanya akan menjadi simpati.

Manusia mungkin memang adalah mahluk yang sangat mudah tersakiti dan takut akan banyak hal, tapi cobalah untuk membuat diri Anda lebih terbuka dan membiarkan orang-orang memahami diri Anda.

5. Seandainya saja aku lebih mempercayai kata hatiku

Seandainya saja aku lebih mempercayai kata hatiku dan tidak seperti robot

Kehidupan itu penuh dengan pilihan dan terkadang dalam menentukan pilihan kita selalu meminta pendapat orang lain. Setelah kita mendengarkan pendapat orang lain dan ternyata keputusan itu tidak berakhir baik, terkadang kita menyesali keputusan itu dan berpikir seandainya aku mempercaya kata hatiku. Ya, penyesalan seperti ini juga terlintas di benak orang-orang yang sudah mau meninggal.

Cobalah untuk menjalani kehidupan sesuai keinginan Anda. Buatlah keputusan atas kehidupan Anda sendiri, jangan orang lain yang mengontrol kehidupan Anda. Jadikanlah saran orang lain sebagai masukan bukan perintah.

6. Andaikan saja aku menghabiskan waktu lebih banyak bersama keluargaku

Seandainya saja aku lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluargaku maka aku tidak akan meninggal sendiri

Banyak di antara mereka yang sudah mau meninggal menyesali bagaimana waktu mereka tidak mereka manfaatkan dengan baik, khususnya untuk keluarga mereka. Seiring mereka bertambah dewasa, mereka semakin sibuk karena berbagai tanggung jawab yang terus muncul dalam kehidupan mereka. Hal itu menyebabkan mereka melupakan waktu untuk keluarga dan tidak ada lagi momen-momen yang dapat mereka manfaatkan untuk nostalgia keluarga.

Orang-orang yang pada akhirnya akan menjadi orang paling dekat dengan diri Anda pada akhrinya adalah keluarga. Inilah sebabnya mengapa ada istilah: "darah lebih kental daripada air," yang berarti bahwa hubungan darah itu jauh lebih penting daripada hubungan dengan orang-orang lain di luar keluarga Anda.

7. Andaikan saja aku memiliki hidup yang bahagia

Penyesalan sebelum meninggal: Andaikan saja aku memiliki hidup yang lebih bahagia

Di antara orang-orang yang akan meninggal, beberapa dari mereka akan mengatakan bahwa kematian bukanlah sesuatu yang buruk. Namun begitu ajal benar-benar sudah menjemput mereka, mereka akan terlihat menitikkan air mata. Salah satu alasan paling utama adalah karena mereka merasa hidup mereka terlalu sulit hingga akhir hayat mereka.

Mungkin kebanyakan air mata adalah pertanda kesedihan, tapi cobalah buat air mata terakhir yang Anda keluarkan adalah air mata yang berartikan kebahagiaan karena Anda hidup denga bahagia. Tinggalkan dunia ini dengan tersenyum ke orang-orang terkasih Anda.

8. Seandainya aku memiliki hidup yang lebih lama untuk melihat kebahagiaan anakku

Tidaklah jarang orang yang meninggal sudah berumur tua dan di antara orang-orang tersebut ternyata banyak yang baru menikah atau baru memiliki anak. Hal ini menjadi penyesalan terbesar dalam diri mereka. Mereka tidak dapat melihat kebahagiaan dan pertumbuhan anak mereka.

Penyesalan ini sebenarnya sama dengan penyesalan terkait untuk waktu untuk keluarga, namun bedanya ini biasa lebih sering terjadi karena orang-orang terkait meninggal dengan alasan kecelakaan atau insiden yang terjadi tiba-tiba padahal mereka baru dikaruniai anugerah tersebut. Setiap orang tua selalu bahagia jika mereka melihat anak mereka bahagia.

9. Andaikan saja aku tidak melupakan teman-teman lamaku

Penyesalan kematian: Andaikan saja aku tidak melupakan teman-temanku

Terkadang dalam kehidupan, orang-orang tidak menyadari betapa berharganya teman-teman lama dan susah sekali untuk tetap berhubungan dengan mereka. Banyak yang telah memiliki kehidupan masing-masing dan pertemanan juga hilang seiring bergantinya tahun demi tahun. Ada banyak sekali penyesalan terkait tidak memberikan teman waktu dan upaya seharusnya. Setiap orang ingin melihat teman mereka sekali lagi sebelum mereka meninggal.

10. Andaikan saja aku memiliki hidup yang lebih panjang

Beberapa orang yang sudah akan meninggal akan terlihat ingin melakukan banyak hal dalam kehidupan mereka, namun apa daya karena hidup mereka memang sudah mencapai batasnya. Penyesalan menjadi hal terakhir yang dapat mereka lakukan dan sebagaimanapun mereka mengatakan bahwa "aku tidak ingin mati," hal itu tidak bisa dihindari.

Seperti yang sudah sering Anda dengar sejak kecil, yakni waktu itu tidak bisa diputarbalikkan dan ia terus berputar ke arah kanan. Manfaatkanlah waktu Anda dengan baik karena waktu tubuh Anda juga terus berputar.

Sep 15, 2018

Setiap orang memiliki deskripsi kesuksesan yang berbeda beda namun intinya tetap sama yaitu berhasil meraih tujuan atau cita-cita dalam hidup. Jalan untuk meraih tujuan itu pasti tak semulus yang kita pikirkan, pasti ada tantangan dan rintangan didalamnya. Tetapi dari sekian banyak orang yeng ingin mencapai kesuksesan, hanya ada sebagian orang yang gigih dan tekun untuk bisa meraih kesuksesan itu.


Terkadang orang ingin meraih kesuksesan dalam hidup, namun kebanyakan orang tidak mau melewati tantangan dan rintangan untuk meraih kesuksesan itu. Perlu kita ketahui bahwa kesuksesan itu tidak datang dengan sendirinya, kita harus berusaha dan tetap gigih untuk mencapai cita-cita dan meraih kesuksesan tersebut. Di dunia ini tidak ada yang tiba-tiba sukses tanpa melalui proses, semuanya butuh perjuangan.

Dalam meraih kesuksesan kita perlu memiliki jiwa pantang menyerah, gigih, tekun, dan yang paling penting adalah bersabar. Kesabaran sangat penting dalam meraih kesuksesan, mengapa demikian? Karena dengan bersabar, jiwa pantang menyerah, gigih, dan tekun itu akan muncul dengan sendirinya. Karena itulah kesabaran sangat penting dan sangat dibutuhkan dalam meraih kesuksesan.

Jadi, ketika kita ingin berhasil dalam meraih tujuan, kita harus bekerja keras untuk itu semua. Karena kerja keras adalah kunci dari kesuksesan, lantas apa saja yang menghalangi dan menghambat kita dalam meraih kesuksesan? inilah 4 faktor yang menghambat kita dalam meraih kesuksesan.

1. Selalu bermalas malasan

Poin pertama adalah bermalas malasan, inilah faktor utama kita gagal dalam meraih kesuksesan. Apakah kita akan sukses akan berhasil meraih tujuan jika kita bermalas-malasan? Jawabannya sederhana, sudah pasti kita tidak akan berhasil dalam meraih tujuan, jika kita bermalas malasan. Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa kesuksesan itu butuh perjuangan dan kita harus bekerja keras dan tekun untuk menggapai tujuan dan meraih kesuksesan tersebut. Kita harus bersungguh-sungguh dan bekerja keras untuk mencapai apa yang akan kita raih, semuanya tidak ada yang instan, kesuksesan tidak akan bisa diraih dengan bermalas-malasan akan tetapi kesuksesan dapat diraih dengan bekerja keras dan bersungguh-sungguh.

2. Bersikap masa bodoh

Poin kedua adalah bersikap masa bodoh, jika kita selalu bersikap masa bodoh terhadap sesuatu, kita tidak akan bisa menggapai dan meraih kesuksesan. Mengapa demikian? Karena kita tidak akan peduli dengan masa depan kita, otomatis jika kita bersikap masa bodoh kita tidak punya tujuan atau cita-cita yang ingin dicapai. Jika kita ingin meraih kesuksesan kita harus punya rencana untuk masa depan yang lebih baik, langkah awal kita dalam meraih kesuksesan adalah disiplin terhadap waktu. Karena dengan disiplin waktu kita akan bisa lebih menghargai waktu dan tidak akan bersikap masa bodoh.

3. Selalu pesimis

Jika kita selalu pesimis kita tidak akan meraih kesuksesan, karena apa? Karena mereka yang meraih kesuksesan selalu berfikir optimis. Mereka yang sukses menggapai mimpinya, meraih cita-citanya, mereka adalah orang-orang yang berfikir bahwa mereka bisa! Perlu diingat bahwa dalam meraih dan menggapai kesuksesan kita harus memiliki mental dan jiwa pantang menyerah, mengapa demikian? Karena jalan menuju kesuksesan itu tak semulus yang kita bayangkan, dan tak semudah membalikan telapak tangan. Jika kita tidak mempunyai mental baja dan sikap pantang menyerah kita akan lebih mudah dijatuhkan oleh keadaan. Karena itulah mental baja dan sikap pantang menyerah sangat dibutuhkan dalam meraih kesuksesan. Percayalah pada potensi dan kemampuan diri kita bahwa kita bisa dan mampu menggapai tujuan dan meraih kesuksesan.

4. Selalu menunda-nunda pekerjaan

Inilah awal dari rasa malas, jika kita selalu menunda-nunda pekerjaan itu akan menumbuhkan rasa malas yang berdampak pada masa depan kita, jika kita ingin meraih kesuksesan kita harus bertanggung jawab atas pekerjaan dan kewajiban kita. Karena kesuksesan yang besar itu berawal dari kesuksesan-kesuksesan kecil yang dan yang kita lakukan setiap hari, dan perlu kita ketahui bahwa sukses adalah suatu kebiasaan. Jika kita selalu menumpuk dan menunda-nunda pekerjaan itu akan menghambat kita dalam meraih dan menggapai kesuksesan.

“ambil langkah pertama mu dan raih kesuksesan”
Selama kerja pernah tidak kepikiran mulai bisnis?
Bukan untuk merendahkan satu pihak, Inilah perbandingannya:



1. Pemasukan

Kalau karyawan tiap bulan pasti mendapatkan gaji. Kalau gaji telat Anda bisa komplain. Belum lagi ditambah bonus dan fasilitas ini itu.

Kalau menjalankan bisnis, jangan harap bonus. Kalau udah ngambil karyawan, gaji setiap bulan harus dipikirkan bagaimana caranya biar bisa tetep menggaji mereka secara teratur.

2. Growth

Kalau bisnis pemasukan memang naik turun, tapi kemungkinan mendapatkan profit/revenue stream yang lebih besar dari karyawan bukan tidak mungkin. Tapi khususnya ketika Anda kerja untuk diri sendiri, bukan untuk perusahaan orang lain. Perusahaan Anda berkembang ya hasilnya buat Anda juga.

Karyawan gajinya mentok, sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak. Tidak peduli performa Anda, tidak peduli Anda fokus jam kerja atau malah lembur, gaji tetap sama, meski ada yang menambah gaji ketika Anda Lembur.

3. Bahaya jadi Karyawan

Yang terutama menurut saya, Anda bisa dipecat kapan saja. Dan jika Anda tidak memutar otak untuk mencari pemasukkan dari hal lain dan hanyut sama enaknya jadi karyawan, hati-hati. Bisa-bisa selamanya Anda terperangkap kerja jadi karyawan.

4. Bahaya Menjalankan Bisnis

Bisnis itu kecil kemungkinannya untuk berkembang. Setiap hari pasti ada muncul bisnis baru. Tapi yang bisa survive sampai puluhan tahun, ya sedikit. Apalagi yang sampai tahap unicorn. Tapi kalo tidak dicoba, ya kita tidak bakal tau.

Dan coba saja dipikir-pikir, seberapa besar kemungkinan seorang karyawan diangkat jadi direktur atau country manager dan semacamnya? Kecil sekali. Hampir sama kecilnya dengan bisnis yang sampai tahap unicorn.

Dan dalam bisnis yang jelas tidak ada yang namanya hari libur buat Anda. 24/7 setiap hari Anda akan stress memikirkan bisnis.


“Being an entrepreneur is like eating glass and staring into the abyss of death.”

- Elon Musk

Tapi kalau tahap itu sudah dilewatkan, dan Anda berhasil mengembangkan bisnis sendiri, selanjutnya tinggal dipikirin masalah ekpansi dan growthnya saja. Walau jelas, Saya tekankan ekspansi dan growth ini tidak akan semudah bicara di forum internet juga.


Sep 5, 2018

Perjalanan hidup ini tentunya akan selalu bergerak maju dan selalu dinamis, ibaratkan roda yang berputar dan tak pernah ada hentinya berjalan. Kehidupan ini jelas alurnya selalu bergerak maju dan tak pernah mundur, karena hidup ini bukan sebuah cerita novel ataupun tayangan film dan sinetron yang memiliki alur maju mundur, apa yang telah berlalu tentunya tak akan pernah kembali menyapa karena sesuatu yang telah berlalu seringkali tak akan pernah kembali lagi.


Hidup memang tak selamanya bahagia, akan tetapi hidup juga tak selamanya membuat sengsara. Nyatanya hidup ini seperti naik turun kondisinya namun alurnya tetap sama, selalu maju kedepan. Waktu yang dimiliki adalah sebuah anugerah terindah untuk setiap manusia, untuk itulah jangan pernah sekali-kali menyia-nyiakannya karena waktu yang berlalu tak akan pernah kembali. Setiap orang pasti punya kisah dan cerita yang menarik dalam hidupnya, entah itu terlihat buruk ataupun terlihat baik. Semua orang yang hidup di dunia ini tentunya memiliki masa lalu, karena setiap perjalanan hidupnya seringkali akan meninggalkan kenangan hidup yang tak mudah terlupa.

1. Haruskah berdamai dengan masa lalu?

Masa lalu memang bagian dari kehidupan manusia itu sendiri, karena itu kuranglah tepat jika kita harus melupakan sepenuhnya masa lalu, kita bisa seperti sekarang ini karena adanya masa lalu. Kita bisa menjadi sukses di masa sekarang tentunya karena perjuangan diri kita di masa lalu. Berdamailah dengan masa lalu dan simpan segala kenangan tentang masa lalu untuk diambil pelajaran baiknya dari sebuah kisah atau peristiwa di masa lalu.

2. Masa Lalu : Manis dan Melenakan

Bagi seseorang yang memiliki kenangan indah di masa lalu tentunya membuatnya terlena dan terbuai dengan kenangan indah di masa lalu, tak ada salahnya memang mengenang masa lalu yang indah, namun jika berlebihan tentunya tak akan baik untuk kita kedepannya. Memang kenangan indah di masa lalu itu terkadang membuat terlena, namun menyikapinya secara wajar tentu lebih baik adanya.

3. Hidup untuk masa depan, bukan untuk masa lalu

Masa lalu adalah bagian hidup yang telah kita lalui, apa yang terjadi di masa lalu pastinya tak akan bisa terulang kembali, tak perlu menyesali kesalahan di masa lalu secara berlebihan atau terlalu tenggelam dalam kenangan indah masa lalu karena kita hidup untuk hari ini dan hari esok. Yang berlalu biarlah berlalu dan cobalah untuk ciptakan sejarah baru yang bisa membuat diri kita memiliki semangat yang menggebu-gebu dalam menjalani kehidupan. Setiap Berjalanpun kita harus menatap ke depan agar tidak tersandung atau terjatuh dan begitu juga kita dalam menghadapi kehidupan, jangan sampai masa lalu membuat kita lupa bahwa hidup yang dijalani adalah hari ini dan seterusnya, bukan memfokuskan diri pada masa lalu.

4. Jangan takut dengan Masa Lalu

Jika memang kisah masa lalu itu menakutkan atau pahit untuk dikenang, maka sikapilah secara positif dan yakinilah bahwa masa lalu adalah bagian yang bukan masanya kita lagi dan masa sekarang adalah waktu kita untuk memperbaiki atas apa yang kurang baik di masa lalu. Tak perlu risaukan lagi semua yang telah berlalu karena itu hanya sejarah yang telah terjadi dan tak bisa diperbaiki lagi.

5. Hidup dan Kenangan

Tanpa disadari memang kita semakin menjauh dan semakin menjauh dari masa lalu dan terus menciptakan kenangan dalam setiap waktunya. Berlapang dadalah dan nikmati kehidupan saat ini yang mungkin saja akan berlalu dan menjadi kenangan untuk kita di masa depan nanti.

6. Bukan Sekedar Bertahan, Tapi Terus Berjalan

Hidup ini tentu bukan sekedar bertahan, Prestasi di masa lalu tentu harus digantikan dengan prestasi baru di masa kini, janganlah lantas kita berjalan di tempat dan tak membuat sejarah baru. Teruslah berjalan menjauh dari masa lalu kita untuk menggapai kegemilangan di masa depan.

Disclaimer: ini bukan tulisan saya tapi diambil dari tulisan kaskus melalui thread ini
Apakah Saya dan Anda pernah melakukan kesalahan? Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan dalam hidup, karena manusia adalah makhluk yang tak sempurna dan tak lepas dari salah dan khilaf. Rasa sesal dan dongkol seringkali dirasakan saat kesalahan itu tercipta, dan tak jarang semangatpun menurun drastis karena satu kesalahan yang terbuat. Memang setiap orang terkadang tak bisa mengelak dari kesalahan, karena itu perlu antisipasi agar kesalahan itu bisa terminimalisir adanya.


Berhati-hati dalam menjalani kehidupan itu di perlukan agar kita tak lepas pada kesalahan yang sama, sungguh sangatlah merugi bila jatuh pada kesalahan yang sama berkali-kali. Untuk itulah sangatlah diperlukan evaluasi diri kita agar kita senantiasa menjadi yang terbaik dalam kehidupan, lantas mengapa kita butuh evaluasi diri dalam menghadapi hidup ini?

1. Meminimalisir Kesalahan

Dengan adanya evaluasi tentu untuk meminimalisir segala kemungkinan kesalahan yang terjadi di masa nanti, hidup terus menerus di iringi dengan kesalahan memang sangatlah tidak nyaman. Melalui evaluasi dirilah membuat kita terbayang mau seperti apa nanti kedepannya dalam menghadapi setiap problema permasalahan yang ada agar tidak salah dalam menyikapinya.

2. Lebih Bijak dalam menjalani hidup

Mengevaluasi diri tentunya akan membuat kita lebih bijak dalam menghadapi setiap problema kehidupan. Sehingga bisa meminimalisir segala sikap yang tak seharusnya dilakukan seperti marah-marah, iri dengki, tak sabaran dan lain sebagainya yang terkadang membuat permasalahan hidup menjadi semakin rumit.

3. Sebagai Kontrol Diri

Adanya evaluasi bisa menjadi sebuah kontrol diri dalam setiap upaya untuk mengejar cita-cita atau setiap upaya untuk bisa menjadi seseorang yang terbaik dalam kehidupan. Dengan adanya evaluasi pula seseorang bisa memutuskan mana yang seharusnya dilakukan dan mana juga hal yang tak seharusnya dilakukan, sehingga bisa meminimalisir segala hal yang tak perlu dilakukan.

4. Motivasi dan Dorongan Hidup

Adanya evaluasi bisa membuat seseorang termotivasi dan memiliki dorongan hidup untuk bisa lebih baik lagi kedepannya, dengan evaluasi tentunya selalu ada koreksi dalam setiap waktunya sehingga terpacu untuk bisa lebih baik lagi dari setiap masa ke masanya.

5. Penilaian keberhasilan dan kegagalan

Evaluasi tentunya bisa juga digunakan sebagai sarana untuk menilai apakah sesuatu hal itu berhasil atau tidak melalui penilaian yang berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Jika suatu hal itu berhasil tentu akan terus berlanjut dan jika yang dilakukan itu mengalami kegagalan tentunya harus diperbaiki dan dikoreksi agar bisa menghasilkan hasil akhir yang sesuai dengan yang diharapkan.


Aug 18, 2018

Sebelum membicarakan Asian Games 2018, mari kita bahas apa itu Asian Games?
Asian Games atau yang disebut juga Asiad adalah ajang olahraga yang diselenggarakan setiap empat tahun dengan atlet-atlet dari seluruh Asia.

Asian Games 2018 adalah edisi ke-18 yang diselenggarakan di Indonesia pada tanggal 18 Agustus 2018 - 2 September 2018 di dua tempat yaitu Jakarta dan Palembang, serta beberapa tempat sebagai tuan rumah pendukung seperti Lampung, Jawa Barat, dan Banten.

Indonesia disetujui menjadi tuan rumah Asian Games XVIII oleh Dewan Eksekutif Dewan Olimpiade Asia pada 19 September 2014. Event olahraga ini merupakan kedua kalinya Indonesia menjadi tuan rumah perhelatan Asian Games setelah Asian Games IV yang diadakan di Jakarta tahun 1962. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Asian Games diadakan di dua kota sekaligus.

Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang ini dipastikan menggelar 40 cabang olahraga (cabor). Kepastian ini terbit setelah Olympic Council of Asia (OCA) mengadakan General Assembly ke-36 di Ashgabat, Turkmenistan, 20 September 2017.

Opening Ceremony



Opening disambut meriah dengan adanya atraksi motor dari stuntman Jokowi sebagai pembuka, hal ini membuat pembukaan dari presiden terkesan sangat unik. Wishnu Utama selaku pemimpin tim kreatif sangat hebat dalam mengemas hal tersebut.


Apa saja sih Fakta-Fakta dibalik meriahnya pembukaan Asian games yang berlangsung tadi malam tanggal 18 Agustus 2018?

Mari kita simak fakta-fakta menariknya.

1. Panggung Yang sangat Megah

Panggung pembukaan Asian games ini memang sangat besar dengan ukuran Panjang 120meter,
Lebar 30meter, dan Tinggi 26meter membuat siapa saja pasti sangat antusias menyaksikan acara yang diadakan di panggung yang megah tersebut. Panggung tersebut juga menampilkan karakteristik dari wilayah Indonesia itu sendiri dengan gunung, tanaman ciri khas nusantara,padang rumput.Panggungini dirancang oleh perancang dari Jakarta-Bandung loh guys.Keren gila gak?


2. Penampilan Ribuan Penari yang Menghipnostis Penonton

Tidak kurang dari 5.000 orang penari menari di atas panggung yang luarbiasa itu guys. Tarian yang di bawakan juga tarian khas dari seluruh Indonesia. Nah tarian para penari tersebut di koreograferi oleh koreografer yang pastinya bukan sembarangan seperti Deni Malik dan Eko Supriyanto, Wah… pantes keren sekali. Yang paling menyita perhatian adalah tari saman yang dilakukan oleh ribuan peserta dengan efek 3D yang membuat siapa saja yang menonton merinding karena kemewahanya dan keseruanya.

3. Dimeriahkan Musisi-Musisi Dalam Negri yang Spektakuler

Menariknya lagi, Acara ini di meriahkan juga oleh bintang-bintang layer kaca dan musisi yang super duper kece deh. Bagaiman tidak,deretan nama-nama musisi yang ikut memeriahkan adalah Via Vallen, Tulus, Ariel NOAH, Rian D’MASIV, Rinni Wulandari, Wizzy, Putri Ayu, Kamasean, Cakra Khan, Rossa, Fatin, GAC, Raisa, Joey Alexander, Maruli Tmapubolon, Edo Kondologit, dan Anggun yang sudah go international.  Bahkan nih guys presiden Joko Widodo saja ikut bergoyang dayung saat penampilan Via Vallen.

4. Dimeriahkan Juga oleh Ratusan Pemusik yang Super Kece


Pembukaan acara Asian games ini juga gak ketinggalan dengan acara music yang sangat meriah.  Ratusan pemusik ini bermain di bawah arahan Adie MS dan Ronald Steven yang pastinya terkenal banget dengan prestasi di bidang musiknya.  Makanya acara musiknya sangat bagus.


5. Harga Tiket Yang Langsung Ludes Terjual

Acara yang sangat meriah ini tentu saja membuat smua orang ingin menonton secara langsung.  Namun keterbatasan tiket menjadi halangan, tapi tenang karena acara ini telah disiarkan juga di TV dan Vidio.com.  Harga tiket dari acara pembukaan Asian games 2018 di Gelora Bung Karno ini di bandrol Rp. 750.000 untuk regular sampai Rp. 5.000.000 untuk VIP.  Nah tiket ini langsung ludes terjual loh, Bahkan ada pembeli tiket yang tidak kebagian kursi walau sudah memesan tiketnya.Duh… antusias masyarakat sangat hebat ya…harus diapresiasi nih.



6. Dibuka Langsung Oleh Presiden Joko Widodo Dengan Sangat Unik

Dimulai dari istana naik mobil dan terjebak macet hingga memutuskan menggunakan motor dan beraksi sperti di film mission imposible : fallout ala Tom Cruise. Presiden kita mampu menghipnotis semua yang menonton acara pembukaan Asian games tersebut.Bahkan nih aksi presiden kita sampai menjadi trending di media social bukan hanya di Indonesia tapi juga di korea dan menjadi perbinacangan di media international.Keren banget kan?


7. Undangan Langsung Dari Presiden Joko Widodo untuk Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un

Pemimpin korea utara Kim Jong-Un mendapat undangan langsung dari presiden kita melalui Menteri Koordianto Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia bu Puan Maharani yang langsung mengunjungi korea utara untuk menyerahkan undangan kepada pemimpin tertinggi korea utara itu pada akhir bulan juli didampingi delegasi.


8. Korea Utara dan Selatan Membawa Bendera yang Sama dan Bersatu di Berbagai Cabang Olahraga

Hal yang sangat mengejutkan dan tentunya menggembirakan juga dating dari korea utara dan selatan karena mereka bersatu dalam ajang Asian Games ini dengan membawa bendera yang sama.



Jul 17, 2018




    Keluarga adalah salah satu bentuk pendidikan yang utama yang diharapkan menyediakan kebutuhan psikologis dan biologis bagi anak, merawat, dan mendidiknya. Keluarga merupakan konsep yang dapat membantu anak-anak agar dapat tumbuh menjadi pribadi yang dapat berguna, beradaptasi, mewarisi kebudayaan, dan mewarisi nilai kehidupan bagi lingkungannya. Anak-anak dibekali untuk memasuki dunia orang dewasa, bahasa, adat istiadat, dan seluruh isi kebudayaan yang ada. Dalam keluarga batih, terutama ayah sebagai kepala keluarga, harus memberikan bimbingan, ajakan, pemberian contoh, dan juga sanksi khusus. Anak dapat dididik untuk menjadi pandai, berpengalaman, berpengetahuan, serta berperilaku dengan baik. Keluarga bukan hanya bertujuan untuk menambah keturunan, bercinta, dan tujuan reproduksi. Keluarga merupakan sarana untuk menciptakan suasana sebagai proses pendidikan berkelanjutan guna melahirkan generasi penerus (keturunan) yang cerdas dan budi pekerti yang lebih baik, di mata orang tua dan juga bagi masyarakat.

Orang Tua Sebagai Role Model

    Anak-anak memiliki dunianya sendiri dalam setiap kegiatannya. Hal itu terlihat dari banyaknya gerak, penuh semangat, suka bermain pada setiap tempat dan waktu, tidak mudah letih, dan cepat bosan. Anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang besar dan ingin memiliki mencoba segala hal yang dianggapnya baru. Anak-anak hanya berpikir untuk melakukan yang mau ia lakukan saat ini, sehingga anak tersebut tidak memikirkan masa lalu dan tidak memikirkan apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Oleh karena itu, orang tua dapat menjadi realitas masa sekarang sebagai titik tolak dan metode pembelajaran bagi anak khususnya di era kekinian ini.

    Manusia yang berkualitas hanya akan lahir dari remaja yang berkualitas, remaja yang berkualitas hanya akan tumbuh dari anak yang berkualitas. Keluarga sebagai lembaga sosial terkecil memiliki peran penting dalam hal pembentukan karakter individu. Keluarga menjadi begitu penting karena melalui keluarga ini lah kehidupan seseorang terbentuk. Sebagai lembaga sosial terkecil, keluarga merupakan bangunan yang kompleks di suatu tatanan masyarakat. Seorang anak akan bersosialisasi, memahami, menghayati, dan merasakan segala aspek kehidupan yang tercermin dalam kebudayaan. Hal tersebut dapat dijadikan suatu tiang seiring dengan berkembangnya zaman, pendidikan moral dalam keluarga mulai luntur. Oleh sebab itu, peran keluarga sangat besar sebagai penentu terbentuknya moral-moral manusia yang dilahirkan.

    Ada lima pembagian masa kanak-kanak yaitu:
  1. Masa prenatal, yaitu diawali dari masa konsepsi sampai masa lahir
  2. Masa bayi dan tatih, yaitu saat usia 18 bulan pertama kehidupan merupakan masa bayi, di atas usia 18 bulan sampai tiga tahun merupakan masa tatih. Saat tatih inilah anak-anak menuju pada penguasaan bahasa dan motorik serta kemandirian
  3. Masa kanak-kanak pertama, yaitu rentang usia 3-6 tahun, masa ini dikenal juga dengan masa prasekolah
  4. Masa kanak-kanak kedua yaitu usia 6-12 tahun, dikenal pula sebagai masa sekolah anak-anak telah mampu menerima pendidikan formal dan menyerap berbagai hal yang ada lingkungannya
  5. Masa remaja, yaitu rentang usia 12-18 tahun, saat anak mencari identitas dirinya dan banyak menghabiskan waktunya dengan teman sebayanya serta berupaya lepas dari kungkungan orang tuanya.

Penanaman Moral dan Budi Pekerti Luhur
    
    Hal psikis alami yang sering terjadi pada anak adalah seringnya mereka mengajukan pertanyaan pada orang tua terkait semua hal tentang fiktif mau pun hal yang berdasarkan fakta. Ini merupakan sebuah ekspresi rasa ingin tahu ketika anak-anak sudah mulai menguasai bahasa dan motorik untuk menuju kepribadian yang mandiri. Ini lah saat peran orang tua dibutuhkan. Orang tua dituntut untuk menjawab segala pertanyaan yang dilontarkan dan harus menjawab dengan jawaban memuaskan bagi si anak walau itu bersifat fakta atau karangan orang tua. Banyak pertanyaan termasuk pernyataan yang bersifat sensitif, di sini lah peran orang tua untuk menyisipkan pendidikan mengenai moral dan budi pekerti untuk ditanamkan. 

"Orangtua sebaiknya turut mengantarkan anaknya ke sekolah pada hari pertama. Jangan sebatas di pintu gerbang saja, tetapi menemui gurunya agar mengetahui apa saja yang perlu dilakukan untuk menunjang proses belajar anak. Orangtua perlu menitipkan anaknya secara eksplisit kepada para gurunya, “kata Mendikbud melalui siaran pers, Senin, 16 Juli.

    Setiap orang tua pasti ingin anaknya tumbuh berkembang jadi manusia cerdas yang memiliki budi pekerti baik agar dapat menjaga nama baik keluarganya. Seorang anak tentunya berbeda pola pikirnya dengan orang dewasa. Seorang anak memang juga berpikir, melihat, mendengar, dan berperasaan namun belum tentu keluar dengan logika yang masuk akal.

“pemuda tidak akan jadi pemuda jika masa kanak-kanaknya jika tidak merasakan masa kanak-kanaknya”

    Selain pembentukan moral, seorang anak tentunya memerlukan pendidikan budi pekerti luhur. Salah satu cirinya adalah selalu menunjukkan sikap sopan dan hormatnya pada orang tua. Budi luhur merupakan sebuah nilai yang tidak melekat karena keturunan akan tetapi harus diciptakan. Budi pekerti luhur dapat dibilang sebagai produk pendidikan dalam keluarga. Budi pekerti luhur merupakan gabungan antara kehendak, karsa, dan akal. Seiring dengan modernisasi dan globalisasi, telah terjadi pergeseran nilai-nilai kebudayaan pada masyarakat. Siaran-siaran channel youtube dan televisi menjadi sorotan salah satu penyebab lunturnya nilai-nilai tersebut.

    Hadirnya teknologi hampir telah merebut kerekatan anak-anak dengan orang tuanya. Berbagai nasihat sering diacuhkan, diabaikan, bahkan dianggap kuno oleh anak zaman sekarang. Oleh karena itu, penting sekali di sini bahwa orang tua benar-benar harus memberi tahu anaknya konsep mengenai
nilai-nilai yang seharusnya dicerna dengan baik oleh anak-anak. Orang tua harus mengutamakan kebersamaan dalam keluarga setiap hari. Hal ini perlu agar anak dapat merasakan kehadiran orang tuanya. Komunikasi menjadi hal penting agar terjalinnya hubungan yang baik antara orang tua dan anak.

    Manfaat Teknologi Digital
  1. Sumber Informasi
  2. Membangun Kreativitas
  3. Komunikasi
  4. Pembelajaran Jarak Jauh
  5. Jejaring Sosial
  6. Mendorong Pertumbuhan Usaha
  7. Memperbaiki Layanan Publik


    Hal-hal yang Perlu diperhatikan Orang Tua di Dunia Digital
  1. Kesehatan Mata Anak
  2. Masalah Tidur
  3. Kesulitan Konsentrasi
  4. Menurunnya Prestasi Belajar
  5. Perkembangan Fisik
  6. Perkembangan Sosial
  7. Perkembangan Otak
  8. Perkembangan Bahasa Anak


Cara Jitu Orang Tua dalam Penyisipan Konten Nilai-Nilai Moral dan Budi Pekerti Luhur

  1. Berikan pujian atau apresiasi yang berbentuk positif kepada anak-anak pada saat yang tepat. Contohnya saat mereka mendapatkan nilai yang bagus ketika ujian. Pujian dan apresiasi yang positif dapat menjadikan kepercayaan diri pada anak menjadi meningkat
  2. Jadilah seorang teladan dalam tumbuh kembang anak. Orang tua yang selalu memberikan aura positif bagi lingkungan tentunya bisa menjadi cerminan bagi anaknya untuk melakukan hal positif pula di lingkungannya
  3. Tanamkan konsep proses bukan sesuatu yang bisa diraih secara instan. Contohnya ketika dalam studi kasus hadiah, seorang anak akan dibelikan mainan power ranger ketika dia bisa mendapatkan nilai lebih dari angka 7 saat pelajaran matematika
  4. Pembentukan karakter pada anak itu harus menjadi salah satu fokus. Mulai dari belajar kepemimpinan, bekerja sama, kedisiplinan, dan kunci sukses. Hal ini bisa membuat seorang anak terlatih rasa kepemimpinannya saat anak tumbuh dewasa nanti. Kamu sebagai orang tua bisa menyisipkan pembelajaran di aktivitas rutin, misalnya olahraga.
  5. Batasi penggunaan gadget. Membatasi bukan berarti melarang anak untuk menggunakan gadget, melainkan mengurangi dan mengontrol penggunaan konten anak tersebut. Melarang akan menimbulkan dampak psikologis apalagi jika teman-temannya mempunyai gadget pula. Misalnya, kamu dapat mengakali youtube dengan tontonan anak-anak yaitu youtube for kids atau bisa menyarin gkonten dengan pengaturan di aplikasi youtube
  6. Mengenalkan anak pada produk-produk digital. Selain berusaha untuk mengatasi dampak negatif terhadap anak, sebagai orang tua, kamu harus membuat anak menjadi sebuah probadi yang tidak ketinggalan zaman. Hal ini tentunya akan memperluas cakrawala pikir anak. Namun jangan lupa ya untuk menyelipkan konten nilai dan moral didalamnya. Kamu juga dapat mendapatkan kebersamaan yang penuh dengan keluarga jika dapat bereksperimen dengan produk-produk digital.
  7. Informasi meledak menjadi butiran butiran data yang tentunya dapat kita temui setiap saat. Anak-anak tentunya belum mempunyai kemampuan yang kuat untuk menyaring informasi mana yang benar atau bukan hoax. Oleh karena itu, orang tua diharapkan mampu memberikan jawaban yang ideal setiap rasa ingin tahu anak muncul.
    Orang tua merupakan role model bagi anak-anaknya, untuk itu seharusnya orang tua dapat menjadi contoh yang baik bagi anak-anaknya. Orang tua juga harus adaptasi terhadap perkembangan zaman dan teknologi saat ini. Anak-anak memiliki pemikiran yang kritis terhadap sesuatu yang baru. Bila orang tua tidak membuka diri terhadap perkembanga, tentunya akan menuai kesulitan dalam menjawab pertanyaan dari anak. Pada akhirnya berubah kebohongan dan secara tidak langsung menanamkannya pada anak. 

Jadilah orang tua yang cerdas, bukan keras 
#sahabatkeluarga
written by: M. Rezky Rahmansyah


Jul 1, 2018

Segera setelah Anda masuk ke kantor, mudah untuk melihat bahwa setiap orang memiliki gaya kerjanya tersendiri.

Sebagian orang secara alami tertarik pada orang lain dan tampaknya selalu berkelompok. Yang lain merasa jauh lebih efisien jika mereka bekerja di rumah atau di tempat yang tenang. Saat makan siang, beberapa orang menikmati membaca sementara yang lain bertemu mantan rekan kerja di restoran baru.

Bagaimana Anda lebih suka bekerja, berkomunikasi, dan mengisi ulang baterai Anda mengatakan banyak tentang tipe kepribadian Anda.

Apakah Anda seorang introvert, ekstrovert, atau ambivert?

"Untuk bekerja dengan baik dengan orang lain, Anda perlu memahami kepribadian mereka dan mereka perlu memahami kepribadian Anda."
- Adam Grant

Introvert:




Introvert mengisi ulang energi mereka dengan menghabiskan waktu sendirian. Dan, menurut sebuah makalah yang ditulis oleh psikolog Wellesley, Jonathan Cheek dan para mahasiswa pascasarjananya, sebenarnya ada empat level introvert: social, thinking, anxious, and restrained.

  1. Social introverts

Introvert sosial sangat mirip dengan pemahaman umum tentang introvert. Mereka lebih suka sendirian atau bersosialisasi dengan kelompok kecil daripada yang besar, namun mereka tidak pemalu dan tidak merasa khawatir dengan orang lain.

  2. Thinking introverts
mereka tidak berbagi kebencian terhadap kelompok sosial, tetapi mereka cenderung tersesat dalam pikiran mereka sendiri. Mereka bersikap introspektif, bijaksana, dan memantulkan diri.

  3. Anxious introverts
mereka mencari kesendirian karena mereka cenderung merasa canggung atau rendah diri terhadap sekitar orang lain. Dan kecemasan ini tidak selalu hilang ketika mereka sendirian. Mereka cenderung merenungkan hal-hal yang mungkin ada atau mungkin salah.

 4. Restrained introverts
Introvert yang diam berpikir sebelum bertindak. Mereka bergerak dengan kecepatan yang sedikit lebih lambat, memastikan setiap tindakan itu telah disengaja dan dipikirkan dengan matang.

Ekstrovert:



Ekstrovert merasa bersemangat ketika berada di sekitar banyak orang. Mereka tidak keberatan menjadi pusat perhatian, namun menghabiskan terlalu banyak waktu sendirian dapat menguras mereka secara mental. Dan, seperti halnya introversi, ada perbedaan tingkat ekstroversi. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Cognitive, Affective, & Behavioral Neuroscience, ada dua jenis: the agentic extrovert dan affiliative extrovert.

 1. the agentic extrovert
mereka adalah orang yang gemar bekerja. Mereka tegas, gigih, dan didorong oleh kesuksesan. Mereka merasa nyaman berada di pusat perhatian dan mengambil posisi kepemimpinan ketika peluang muncul.

 2. affiliative extrovert
mereka adalah kupu-kupu sosial. Mereka ramah, hangat, dan dapat dengan mudah menghancurkan es dengan orang-orang baru. Hubungan yang dekat sangat berarti bagi mereka dan mereka cenderung memiliki kelompok teman yang sangat besar.

Ambivert:




Ambivert berada di tengah dan mereka benar-benar menjadi mayoritas populasi. Menurut Barry Smith, profesor emeritus dan direktur Laboratorium Human Psychophysiology di University of Maryland, "Ambiverts memiliki 68% dari populasi."

Ambiverts secara sosial nyaman dan interaktif, namun menghargai waktu sendirian. Namun, mereka tidak berfungsi dengan baik di kedua arah terlalu lama. Keseimbangan adalah kunci untuk ambivert dan preferensi mereka untuk introverst atau ekstrovert dapat berubah tergantung pada situasi.

Kiat untuk memaksimalkan produktivitas

Tidak ada tipe kepribadian yang benar atau salah, tetapi memahami jika Anda seorang introvert, ekstrovert, atau ambivert dapat membantu Anda lebih memahami apa yang Anda butuhkan untuk melakukan pekerjaan terbaik Anda.

Berikut adalah kiat produktivitas kami untuk setiap tipe kepribadian:



Introvert

Kendalikan lingkungan Anda:

lantai terbuka tidak berfungsi untuk semua orang, jadi jangan merasa terjebak di meja Anda. Jika Anda perlu waktu tenang, cari sudut kantor atau kafe yang tenang. Atau, minta manajer kantor Anda untuk menunjuk ruang yang tenang khusus agar orang berkonsentrasi.

Fokus pada interaksi satu lawan satu:

Proyek-proyek kelompok dan acara-acara seukuran auditorium dapat menjadi mimpi buruk bagi para introvert. Tergantung pada peran Anda, Anda mungkin tidak akan dapat lolos dari pertemuan besar atau kerja kelompok, tetapi Anda masih dapat meluangkan waktu untuk percakapan yang lebih intim dan bermakna dalam pengaturan satu-satu. Tindak lanjuti dengan stakeholder utama dalam obrolan solo atau bertemu dengan rekan tim secara individual untuk membantu meningkatkan tingkat kenyamanan Anda.

tenanglah: 

Kehidupan kantor dapat memuliakan mentalitas kerja dengan cepat, tetapi introvert cenderung unggul ketika mereka menyelam jauh ke dalam satu subjek atau mengambil waktu mereka untuk benar-benar memikirkan masalah yang ada. Tetapi tim Anda tidak akan pernah tahu ini jika Anda tidak berbicara. Pastikan untuk mengomunikasikan gaya kerja yang Anda sukai ke manajer Anda dan angkat tangan Anda untuk proyek yang selaras dengan pemikiran yang lebih dalam.

Persiapkan pertemuan:

Selalu ada dua atau tiga orang yang mendominasi rapat. Jika Anda menunggu pembukaan alami dalam percakapan untuk berkontribusi, Anda mungkin akan menunggu selamanya. Untuk membantu memotivasi diri Anda untuk berpartisipasi dalam pertemuan, tinjau agenda di depan waktu dan catat beberapa hal yang ingin Anda katakan.

Ekstrovert:

Carilah kegiatan: 
Anda membutuhkan white noise dari musik, obrolan, dan gerakan untuk membuat pemikiran kreatif mengalir. Jika Anda tidak merasa terinspirasi di meja Anda, keluarlah ke kedai kopi. Ya, sama seperti rekan-rekan Anda (introvert), kedai kopi bisa berfungsi untuk tipe kepribadian apa pun. Lagi pula, siapa yang bisa mengatakan tidak pada kopi dan kue kering saat bekerja? Pilihan lain: istirahat, keluar, dan berjalan di sekitar blok. Terkadang yang Anda butuhkan hanyalah perubahan pemandangan agar terasa segar.

Rangkul kesibukan, namun tetap hati-hati: 
Sementara beberapa orang mungkin merasa tertekan dari daftar to-do yang terus bertambah atau melompat-lompat di antara pertemuan, Anda menikmati tantangan itu. Gunakan ini untuk keuntungan Anda dengan menawarkan untuk mengambil proyek yang lebih besar dengan banyak bagian yang bergerak.

Jadwalkan jam sosial: 
Anda mendapatkan energi dari interaksi sosial, tetapi rapat tidak selalu memenuhi syarat sebagai "jam sosial". Luangkan waktu di hari Anda untuk secara sengaja terhubung dengan orang lain. Misalnya, makan siang atau minum kopi dengan seseorang yang baru setiap minggu. Ini sangat penting bagi orang ekstrovert yang bekerja dalam tim terdistribusi dan tidak memiliki saluran alami untuk bersosialisasi. Jika Anda bekerja dari jarak jauh, manfaatkan fleksibilitas dan bekerja di ruang kerja, ambil kelas kebugaran kelompok harian, atau hadiri acara networking di area Anda.


Gunakan waktu untuk refleksi: 
Anda berhasil dalam multitasking dan memeriksa hal-hal dari daftar Anda, tetapi itu biasanya berarti Anda melompat dari satu tugas ke tugas tanpa memikirkan apa yang baru saja Anda capai. Jadi, setelah pencapaian besar, blokir 20 atau 30 menit di kalender Anda untuk memikirkan apa yang berhasil, apa yang tidak berhasil, dan analisis hasilnya.

Ambivert

Manfaatkan fleksibilitas Anda: 
Ambivert biasanya dapat memberi makan energi orang-orang di sekitar mereka. Karena Anda memiliki sedikit introvert dan ekstrovert di dalam diri Anda, Anda dapat dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan sosial yang riuh dan juga menikmati suasana hati yang tenang dan bijaksana. Sambil mengoptimalkan produktivitas Anda sendiri, pertimbangkan gaya orang-orang yang berinteraksi dengan Anda dan tetap fleksibel sehingga Anda dapat memenuhi kebutuhan Anda sendiri tanpa mengorbankan mereka.

Bereksperimenlah dan temukan apa yang berhasil untuk Anda: 
Bergantung pada tempat Anda jatuh pada spektrum introvert dan ekstrovert, Anda mungkin menemukan bahwa beberapa kiat di atas (introvert dan ekstrovert) cocok dengan Anda. Atau, suasana hati Anda bisa berubah tergantung pada hari. Pilih dan pilih dari tips untuk introvert dan ekstrovert untuk menemukan apa yang cocok untuk Anda. Atau, Anda dapat mencoba semuanya dan melihat apa yang berhasil.

Tip untuk semua orang: jangan terlalu nyaman

Tips ini dirancang untuk mengoptimalkan produktivitas berdasarkan jenis kepribadian Anda, tetapi tidak harus memaksa Anda ke sudut introvert atau ekstrovert. Ingat untuk mendorong diri Anda keluar dari zona nyaman Anda dan cobalah hal-hal yang terasa menakutkan atau tidak nyaman.

Misalnya, introvert dapat menemukan bahwa sedikit sosialisasi kantor berjalan jauh dalam menjalin hubungan yang lebih baik dan meningkatkan visibilitas mereka dengan kepemimpinan.



Jun 29, 2018

Kecuali Anda menjalani kehidupan yang sempurna, terkadang, mengatur jalannya kehidupan itu sangatlah sulit.

Itu terjadi pada semua orang, baik itu orang kaya atau orang miskin, optimis atau pesimis, baik atau jahat.


Hidup memiliki cara tersendiri. Terkadang, sepertinya semua harapan dan impian Anda akan tercapai, sementara di lain waktu bom kehidupan akan dilempar pada saat yang bersamaan hingga Anda berada di titik terendah.

Jadi apa yang Anda lakukan ketika hidup tidak berbelas kasihan pada Anda?

Anda akan menyalahkan diri dan mengeluh. Anda bisa menjadi frustrasi dan marah.

Tetapi kemudian ada pilihan lain yang jauh lebih baik.

1. Diversify Your Source Of Fulfilment (pisahkan sumber pemenuhan kehidupan anda)

Orang biasanya berbicara tentang konsep diversifikasi di dunia investasi. Mereka mengatakan Anda tidak boleh menaruh semua telur dalam satu keranjang karena akan membuat Anda bergantung pada satu sumber untuk semua hasil investasi Anda.

Prinsip yang sama berlaku untuk hidup.

Saya tidak mengatakan bahwa Anda harus mendistribusikan fokus Anda ke beberapa proyek.
Apa yang saya maksud adalah Anda harus menetapkan tujuan di banyak bidang kehidupan Anda.

Anda dapat menemukan makna dan kemajuan dalam karier, kesehatan, keuangan, hubungan, hobi, pengembangan pribadi, dan sebagainya.

Ketika satu area gagal memberikan Anda kepuasan, yang lain akan dapat mendukung Anda.

Dan ketika setiap area tampak berantakan, mulailah lihat dasar-dasar berikut:
  • Makanan yang Anda makan sehari-hari
  • Kegiatan Anda sehari-hari
  • Jadwal Tidur
  • stress
Jika Anda menjaga keempat aktivitas ini tetap sehat dalam hidup Anda, akan menjadi lebih mudah bagi Anda untuk bangkit kembali.

Alasan keempat kegiatan ini saling menguntungkan adalah bahwa mereka akan mengubah kimia otak Anda. Anda akan merasa baik, termotivasi, fokus, dan bahagia.

Dan itulah titik awal yang Anda butuhkan untuk mengubah hidup Anda.

2. Ubah Lingkungan Anda

Lingkungan Anda adalah pembawa pengaruh nomor satu dari kebiasaan, pikiran, dan perasaan Anda.

Meskipun tidak selalu mungkin mengubah lingkungan Anda, setiap orang harus mengalami perubahan lingkungan setidaknya setiap beberapa tahun.

Dengan mengubah lingkungan Anda, Anda akan:
  • Tingkatkan kesadaran diri
  • Dapatkan kejelasan dalam hidup
  • Temukan peluang baru
  • Jelajahi kemungkinan baru
  • Temukan orang-orang dengan perspektif berbeda
  • Lebih beradaptasi terhadap keadaan
Jika Anda tidak dapat mengubah lingkungan Anda, maka luangkan waktu untuk bepergian jauh.

Banyak orang melakukan perjalanan untuk mendapatkan lebih banyak pengalaman, yang luar biasa. Tetapi untuk membawanya ke tingkat yang baru, biarkan lingkungan baru yang mengubah Anda.

Amati dan serap lingkungan baru Anda.

Tanya diri Anda sendiri - apa yang bisa saya pelajari dari budaya di tempat ini?
Pergeseran pola pikir baru apa yang dapat saya ambil dari tempat ini?

Dengan identitas baru ini, Anda tidak akan menjalani kehidupan yang sama bahkan di lingkungan lama Anda.

3. Gunakan waktu sulit anda sebagai pelajaran

Setelah melakukan semua yang Anda bisa, jika Anda masih tidak dapat mengatasi masa-masa sulit, Anda dapat mengambil senjata terbesar di gudang senjata Anda - pelajari waktu sulit tersebut.

Alam menunjukkan kepada kita aturannya. Matahari terbenam diikuti oleh matahari terbit.
Musim dingin diikuti oleh musim semi.

Kehidupan berjalan dalam siklus dan musim. Jika hidup Anda pada titik rendah hari ini, itu tidak akan tetap sama. Cukup mengetahui hal ini dapat memberi Anda kekuatan untuk menahan rasa sakit.

Bahkan, jangan hanya menahan rasa sakit. Rasakan sakitnya. Rangkullah rasa sakit itu.

Mengapa?

Karena Anda hanya menyadari kebahagiaan akan terjadi setelah Anda melewati masa sulit tersebut.

Jika hidup Anda tetap sempurna, itu akan membosankan dan Anda akan membencinya.

Tetapi saya tidak hanya memberi tahu Anda untuk duduk di sana dan menunggu keajaiban terjadi.

Ekspresikan diri Anda melalui metode kreativitas yang Anda sukai - menulis, melukis, bernyanyi, menari, berbicara, bermain, dan banyak lagi.

Ungkapan akan menyembuhkan rasa sakit dan memberi Anda dorongan yang Anda butuhkan untuk bangkit kembali.

Dan terakhir, gunakan kekuatan rasa sakit untuk mengguncang hidup Anda. Kekuatannya dapat terus mendorong Anda ke bawah atau Anda dapat menggunakannya untuk menciptakan momentum dalam hidup Anda.

Hidup adalah arena Anda.

Anda akan kalah. Anda akan dipukul. Anda akan turun. Itu tidak bisa dihindari.

Setelah setiap pukulan, Anda dapat menyerah atau Anda dapat belajar dari pengalaman untuk bangkit dan mencoba lagi.

Jika hidup Anda berada di titik rendah, gantilah lingkungan Anda sesegera mungkin.

Jika Anda sudah mencapai titik terendah, gunakan waktu yang sulit untuk memulai lagi.

Jun 28, 2018

Semua ini tidak serumit itu. Cinta seharusnya tidak rumit. Pekerjaan seharusnya tidak rumit.



Kebahagiaan dan kedamaian pikiran dan kesejahteraan seharusnya tidak rumit.

Kita membuatnya jauh lebih sulit daripada yang seharusnya.

Kita tidak seharusnya tersiksa dan merasa cemas dan membaca hal-hal dan mengkhawatirkan detail dari hari ke hari.

Kita tidak seharusnya terlalu banyak menganalisis semua yang terjadi pada kita, mulai dari teks yang kita terima hingga ekspresi pewawancara atau mengapa kita melakukan atau tidak melakukan penjualan.

Kita tidak seharusnya bertanya-tanya bagaimana keadaannya. Atau apakah kita baik-baik saja. Kita tidak seharusnya mempertanyakan seberapa kuat dunia kita, dan apakah semuanya stabil seperti yang kita harapkan, atau bisa runtuh.

Kita tidak seharusnya merasa terhibur ketika sesuatu yang kecil berjalan sesuai keinginan kita ((Kita tidak seharusnya ingin merasa "diselamatkan" sama sekali.)

Kita tidak seharusnya merasa hancur ketika hal-hal kecil tidak berjalan sesuai keinginan kita.

Kita bermaksud mengakui itu, ya, kita memang memilih.

Semua ini.

Dan itu kita terus memilih - setiap hari.


Dan itu tidak dimaksudkan untuk menjadi mudah, tetapi itu juga tidak dimaksudkan untuk menjadi serumit seperti kebanyakan dari kita buat.

Hidup tidak seharusnya serumit ini. Sulit, ya, tapi tidak rumit.

Cinta itu sangat sederhana. Dibutuhkan kerja dan itu tidak mudah, tetapi rumusnya sangat mudah!

Dan jika itu tidak terasa seperti itu, itu karena kita melakukan kesalahan.
Kita terlalu rumit padahal itu adalah hal sederhana.

Jika melakukan apa pun membuat Anda lebih cemas atau tidak nyaman, khawatir, atau stres, atau hal-hal negatif lainnya, hal itu menjauhkan Anda dari kebahagiaan, ketenangan pikiran, kenyamanan, keamanan, dan apa pun yang Anda cari.

Dan terkadang sesederhana seperti membuatnya sederhana.

May 15, 2018



Mahdianto - Menunda-nunda itu berasal dari kata dasar "Tunda", menurut KBBI, menunda berarti : Selalu atau berkali-kali menunda, mengulur-ulur waktu, atau memperlama sesuatu. Kamu sendiri pasti sering mendengar dan melihat quotes yang bertemakan menunda, contoh :

Andrie Wongso
"Jangan beri kesempatan pada diri sendiri untuk menunda-nunda sesuatu yang harus dilakukan. Pastikanlah untuk segera bertindak seperti yang telah anda putuskan. Action is Power! "

Seneca
"Ketika kita menunda-nunda, ingatlah bahwa hidup terus berjalan"


Benjamin Franklin
"Jangan menunda-nunda pekerjaan yang biasa kamu lakukan hari ini"

Dari quotes diatas, kita pun tersadar kalau menunda merupakan hal yang tidak bagus karena kita dibiasakan melakukan hal tersebut secara terus menerus, lalu apa saja sih keburukannya?

Membuang waktu

Waktu selalu berjalan,dan waktu yang telah lewat tidak bisa terulang kembali. Setiap detiknya begitu berharga, jadi apakah kamu rela jika waktumu yang berharga dan tidak ternilai itu terbuang begitu saja tanpa suatu hal berarti yang kamu lakukan? Pastinya tidak bukan?

Cenderung Menjadi Pemalas

Terkadang kita menunda sesuatu karena kita merasa capek dan tidak mood, dan jika kecenderungan tersebut dibiasakan terus maka lama-kelaman akan tumbuh menjadi suatu sifat malas.

Menjadi Tidak Disiplin

Karena kebiasaan yang suka menunda-nunda, maka jika di biarkan terus tentu saja akan berdampak ke banyak aspek dalam keseharian kita, misalnya menjadi sering terlambat, pekerjaan dan tugas terabaikan, sering sekali mengabaikan janji, atau mengabaikan ketentuan waktu seperti tanggal jatuh tempo dan lainnya. Sangat buruk bukan?

Menjadi Beban Pikiran

Akibat terlalu sering menunda-nunda, sehingga disaat deadline telah tiba dan kamu barulah menyadari bahwa tugas atau pekerjaan kamu ternyata menjadi sangat banyak akibat sering di tunda-tunda, hingga bertumpuk. Alhasil kamu menjadi stress dan jadi beban pikiran.

Pribadi Yang Tidak Termotivasi


Karena sering menunda-nunda, seseorang pastinya tidak mempunyai motivasi dalam melakukan pekerjaan. Karena kebiasaan tersebut sudah menjadi hal yang wajar, maka secara logika bahwa pastinya tidak ada suatu motivasi yang ada di dalam diri kamu untuk melakukan sesuatu atau pekerjaan, dan akan selalu timbul sikap ogah-ogahan dalam melakukan sesuatu, bosan, malas dan sejenisnya.

Menunda pekerjaan sekarang sama saja dengan mengumpulkan pekerjaan di hari esok