Dec 4, 2018

Musuh, mereka adalah orang yang senang melihat kita menderita dan menderita ketika melihat kita senang.



Permusuhan muncul karena beberapa hal, bisa saja karena kesalahan yang kita lakukan, bisa karena perbedaan yang kita miliki, ada juga permusuhan yang muncul karena salah satu pihak cari gara-gara, contohnya Anda mencuri password wifi mereka.

Banyak cara orang menangani musuh mereka. Ada yang tipe sapu habis, ada yang tipe api lawan api dan ada yang tipe tidak peduli sama musuh mereka.

Terlepas dari itu semua, ada beberapa alasan kenapa Anda harus menghargai bahkan menumbuhkan cinta untuk musuh Anda.

Ini alasannya.

Musuh Anda bisa menjadi Terapi Kemarahan yang Gratis.

Zaman sekarang mana ada yang gratis?
Ada.

Anda adalah satu-satunya orang yang paling berkuasa untuk mengendalikan kemarahan dalam diri. Teori tinggallah teori, ini saatnya Anda terapi kemarahan dengan praktek langsung.

Keberadaan musuh bisa menjadi terapi gratis untuk Anda. Kebiasaan mereka membuat Anda jengkel, marah dan menderita juga bisa menjadi latihan langsung untuk mengendalikan kemarahan.

Mereka adalah terapi yang Anda butuhkan, bukan yang Anda inginkan.

Gimana? Manfaat kan?

Musuh bisa menciptakan persaingan yang sehat.

Kebanyakan dari kita tidak menyadarinya, musuh bisa memunculkan rasa bersaing dalam diri kita.

Persaingan inilah yang akan memotivasi kita untuk lebih kompetitif.

Tetntu saja kita harus tetap sadar bahwa persaingan yang tercipta harus tetap sehat. Persaingan dengan musuh itu rumit, karena emosi dan moral akan terlibat di dalamnya. Oleh sebab itu kita harus tetap memastikan bahwa persaingan ini tidak membuat kita menjadi pribadi yang lebih buruk, moral tetap harus di junjung tinggi.

Ada terobosan di dalam Komentar Negatif Musuh Anda



Namanya musuh mana pernah memuji kita, yang mereka lakukan adalah komentar negatif, komentar kebencian dan nyinyir.

Ibaratnya seperti petahana dan penantangnya kalo udah dekat pilpres, kiri kanan saling nyinyir 24 jam.

Terlepas dari itu semua, walaupun musuh hanya nyinyir 24 jam bisa jadi ada kebenaran di dalam komentar negatif mereka. Untuk itu kita perlu evaluasi diri apabila mendapat kritik dari lawan kita. Bisa jadi apa yang mereka katakan itu benar, sehingga kita bisa mencari jalan keluar/terobosan.

Ini menjadi bukti bahwa musuh bisa membantu kita jadi orang yang lebih baik.


Musuh bisa membuat ente bersyukur atas hal yang Anda miliki.

Kadang-kadang kita lupa untuk bersyukur atas apa yang kita miliki. Kebanyakan dari kita menghabiskan waktu untuk memikirkan musuh terus-menerus sampai kita lupa bahwa ada banyak hal yang harusnya mendapatkan perhatian dari kita.

Dengan menyadari keberadaan hal negatif dan positif akan membuat kita untuk lebih bersyukur dan menghargai orang-orang yang di sekitar kita.

Musuh mengajari Anda untuk menghargai cinta.



Keberadaan musuh membantu Anda untuk menghargai orang yang tercinta. Mereka adalah 
orang-orang yang perlu di hargai atas apa yang mereka berikan kepada Anda selama ini. Walaupun musuh selalu ada, akan ada juga orang yang selalu cinta sama Anda. jangan biarkan keberadaan musuh justru merusak hubungan kita dengan keluarga.

Musuh akan membawa emosi beracun yang membuat kita melakukan banyak hal buruk jika keberadaan mereka kita tanggapi dengan kebencian.

Kebencian itu buruk, maka dari itu kita harus mencoba untuk menyingkirkannya.

Kehidupan kita tidak akan bahagia jika terlalu banyak beban emosional di dalamnya.


Nov 29, 2018

Hidup ini memang seringkali penuh dengan masalah, namun bukan berarti harus berkeluh kesah dengan keadaan. Hidup ini adalah jalan perjuangan yang harus bisa terlewati dengan baik. Fokus pada penyelesaian masalah dan percaya pada diri sendiri merupakan kunci untuk bisa menuntaskan setiap permasalahan yang ada. Percaya pada diri sangatlah diperlukan untuk bisa memaksimalkan kemampuan diri dalam mengatasi problema dan rintangan yang ada.



Setiap orang mempunyai potensi tersembunyi yang bisa dimaksimalkan untuk meraih berbagai kesuksesan dalam hidup. Percaya diri memang menjadi salah satu modal penting, namun dalam kenyataannya seringkali terjadi krisis percaya diri yang akhirnya menghambat dan membatasi diri untuk bergerak lebih dalam rangka meraih setiap kesuksesan. Lantas apa sajakah penyebab-penyebab yang membuat seseorang bisa krisis percaya diri? Berikut paparannya..

1. Ketakutan Berlebih Akan Masa Depan



Tak jarang rasa takut akan masa depan membuat sebagian orang minder untuk bergerak dan berjuang hingga tak jarang meragukan kemampuannya sendiri. Ketakutan akan kegagalan di masa depan dan tak mau mengambil resiko lebih membuatnya ragu dengan kemampuannya pribadi dalam mengatasi setiap rintangan yang ada. Masa depan yang belum terlewati bukanlah sesuatu yang harus di takutkan, maka jalanilah hidup ini dengan nyaman karena baik buruknya masa depan bergantung pada perjuangan kita hari ini.

2. Merasa Kemampuan Pribadi Kurang



Manusia memang makhluk yang tak sempurna, dan begitu pula dengan diri kita. Namun bukan berarti ketidak sempurnaan itu membuat minder dan tak percaya diri. Untuk itulah jangan ragu dengan kemampuan diri, jikapun merasa kurang maka teruslah belajar untuk meningkatkan kemampuan dan menambah rasa percaya diri.

3. Kabar Buruk dari Orang Lain


Tak jarang kabar tak sedap dari orang lain membuat semangat lemah, maka sudah seharusnya kita bisa melihat dan menanggapi setiap kabar yang kurang baik dari sudut pandang yang berbeda dan memandang secara lebih positif. Seperti contoh kabar susahnya menyusun skripsi menurut orang lain tak lantas membuat rasa takut dan malas untuk menyusunnya, akan tetapi anggap saja kabar tersebut sebagai gambaran masalah yang harus dicari jalan keluarnya dan bukan sesuatu yang harus ditakutkan.

4. Pengalaman masa lalu



Kegagalan memang terkadang terasa menyakitkan, sehingga tak jarang karena kegagalan di masa lalu itulah yang membuat sebagian orang meragukan kemampuan dirinya untuk menyelesaikan setiap rintangan yang ada di masa kini. Kegagalan memang tak menyenangkan namun bukan berarti menjadi sesuatu hal yang harus ditakutkan, jikapun gagal di masa lalu maka cobalah evaluasi diri dan cari cara lain yang bisa mengantar diri pada keberhasilan.

5. Merasa yang Lain Lebih Hebat


Tak jarang sebagian orang merasa minder dan kurang percaya diri karena merasa orang lain lebih hebat dari dirinya. Setiap orang punya potensi terbaik dalam dirinya, maka sudah seharusnya kurang percaya diri harus di kikis, karena kehebatan seseorang dalam satu bidang belum tentu hebat dalam bidang lain. Untuk itulah jika tak bisa bersaing dalam bidang tertentu maka cobalah tekuni bidang lain yang berpotensi membawa pada kesuksesan.

Sumber :

Oct 26, 2018

Ada gejala menarik yang menyebabkan seseorang menjadi depresi dan tidak percaya pada diri sendiri. Ini merupakan fenomena psikologis yang mungkin banyak dimiliki oleh kaum milenial saat ini. Terlebih dari gampangnya akses informasi kepada publik tentang gaya hidup orang-orang sukses dan kaya. Akan semakin membuat mereka merasa kecil.



fenomena psikologi ini juga membuat sang penderita tidak percaya telah meraih kesuksesan, dan "terpaksa" berpura-pura menjadi orang lain. Fenomena ini ditemukan pada beberapa orang ambisius, terutama perempuan yang cenderung tidak memercayai kemampuan mereka sendiri.


Orang yang memiliki impostor syndrome merasa dirinya tidak kompeten, padahal sebenarnya bisa saja dia lebih baik dari yang dia pikir. 

Valerie Young, seorang psikolog yang sudah lebih dari 10 tahun mendalami topik ini, mengkategorikan penderita impostor syndrome dalam 5 tipe individu:

The Perfectionist

Ini adalah tipe impostor syndrome yang paling umum. Tidak mengherankan memang. Orang-orang yang perfectionist biasanya membuat goal yang sangat tinggi untuk diri mereka sendiri. Tetapi ketika gagal mencapai goal tersebut, kepercayaan diri mereka turun drastis dan sulit untuk naik lagi. Tipe ini sangat jarang puas dengan kesuksesan mereka karena mereka percaya bisa melakukan yang lebih baik lagi. Padahal, terus-menerus punya pemikiran seperti ini sama sekali tidak sehat.


Mengakui dan merayakan pencapaian yang berhasil kamu dapatkan juga sangat penting. Dengan begitu, kamu bisa merasa lebih tenang dan menemukan kepercayaan diri. Bagaimanapun, tidak akan ada pekerjaan yang 100% sempurna—semakin cepat kamu bisa menerimanya, semakin cepat pula kamu merasa lebih baik.

The Superman / Superwoman

Karena penderita impostor syndrome percaya bahwa mereka adalah penipu di antara orang-orang kompeten di sekitar mereka, seringkali mereka terlalu mendorong diri sendiri untuk bekerja jauh lebih keras. Workaholic impostor terobsesi dengan pengakuan yang mereka dapatkan karena bekerja terus-menerus, bukan proses atau hasil bekerjanya. Tetapi tetap saja, kerja keras tidak bisa menghilangkan insecurity tipe ini. Jika dibiarkan, beban kerja mereka bukan hanya membahayakan kesehatan mereka sendiri tetapi juga hubungan dengan orang-orang di sekitar.


Kalau kamu merasa masuk dalam tipe ini, kamu perlu ingat bahwa tidak ada orang lain yang bisa membuatmu merasa lebih baik selain diri sendiri. Kamu bisa mulai untuk sedikit-sedikit meninggalkan kebutuhan akan external validation. Jika lebih berfokus pada internal validation, rasa percaya diri bahwa kamu seseorang yang kompeten akan muncul dan caramu bekerja pun akan lebih masuk akal.

The Natural Genius

Penderita impostor syndrome tipe ini biasanya menganggap kemampuan berbanding terbalik dengan usaha. Mereka berasumsi bahwa jika mereka harus bekerja keras untuk sesuatu, pasti mereka payah dalam hal itu. Seperti tipe Perfectionist, Natural Genius membuat goal yang luar biasa tinggi untuk diri sendiri. Bedanya, mereka tidak menilai diri sendiri berdasarkan ekspektasi yang tidak masuk akal, melainkan berhasil atau tidaknya mereka melakukan sesuatu untuk pertama kali. Jika mereka tidak bisa melakukannya dengan cepat atau sangat baik, mereka langsung merasa tidak percaya diri.


Coba sekarang, mulai melihat proses dan kemajuan kerjamu. Daripada memaksakan diri mencapai standar yang tidak masuk akal, ubah kebiasaanmu agar menjadi lebih baik. Misalnya, kalau kamu ingin berbuat lebih di kantor, lebih baik kamu berfokus untuk meningkatkan skill tertentu daripada mencoba melakukan semua hal, lalu menganggap diri sendiri tidak berguna ketika kamu tidak berhasil.

The Rugged Individualist

Rugged individualist menganggap bahwa meminta bantuan orang lain akan menunjukkan ketidakmampuan mereka. Penderita impostor syndrome tipe ini merasa mereka harus mencapai semua goal mereka tanpa bantuan orang lain. Akibatnya, pikiran mereka akan terbebani karena tenaga yang diforsir habis-habisan.

Tidak ada salahnya, menjadi mandiri. Tetapi, kamu juga perlu ingat bahwa tidak semua hal bisa kamu lakukan sendiri. Jangan tolak bantuan orang lain hanya untuk membuktikan self-worth kamu.

The Expert

Penderita impostor syndrome menganggap bahwa mereka tidak pantas mendapatkan pengakuan atau prestasi apa pun, apalagi dalam hal pekerjaan. Tipe Expert seringkali merasa kalau mereka “menjebak” employer yang sudah merekrut mereka. Diam-diam, mereka selalu takut employer akan tahu bahwa mereka tidak punya pengetahuan, kemampuan dan pengalaman yang cukup. Mereka juga terus-menerus merasa tidak cukup bisa melakukan pekerjaan mereka. Ketika sedang mencari pekerjaan pun, mereka cenderung tidak percaya diri melamar kerja kecuali sudah mencapai expertise level tertentu untuk skill yang dibutuhkan.

Memang selalu ada banyak hal yang perlu dipelajari untuk bisa bersaing di kehidupan. Namun, Jangan membebani diri dengan rasa bersalah yang sebenarnya tidak perlu. Sharing dengan teman kerja atau volunteering juga bisa menjadi alternatif untuk membuat inner expert-mu lebih puas. Perasaan bahwa kamu seorang penipu juga perlahan-lahan bisa hilang.

Singkatnya, impostor syndrome lebih berbahaya untuk diri sendiri dibandingkan orang lain. Beberapa pakar psikologi sebenarnya berkesimpulan bahwa impostor syndrome adalah tanda orang tersebut akan melakukan hal-hal yang hebat. Akan tetapi, impostor syndrome yang dibiarkan sampai terlalu intens bisa berujung pada anxiety akut dan depresi. Apa gunanya kesuksesanmu diakui dan dianggap penting oleh seluruh dunia kalau kamu sendiri tidak menyadarinya?

Perlahan-lahan, bangun kepercayaan dirimu dan lihat kembali yang sudah kamu lakukan selama ini. Yuk, mulai berbaik hati pada diri sendiri dan akui bahwa kamu mampu dan punya kesempatan untuk memberikan pengaruh positif pada dunia.

Oct 22, 2018


Maka teteskanlah air matamu, Lalu bersimpuhlah di bumi-Nya yang suci, atas nikmat yang telah diberikan Tuhan kepadamu. Nikmat yang tak terhitung jumlahnya dan yang pernah bisa kita beli, bahkan dengan gunung emas sekalipun.



Dimulai dari hal yang paling sederhana, yang kerap tidak kita sadari betapa sesungguhnya kita telah dianugerahi berbagai macam nikmat hidup yang terkadang kita abaikan. Tanpa kita sadari kadang kita juga merasa bahwa hidup dan kehidupan ini adalah kodrat dan takdir yang biasa saja, dan bukan sesuatu yang harus dipikirkan atau direnungkan.

Mumpung nyawa masih menempel di raga, dan selagi nafas masih betah nongkrong di tenggorokan kita. Mari sama-sama kita evaluasi, dan kita lihat lagi nikmat-nikmat sederhana mana yang sepatutnya kita syukuri. Agar kita selalu ingat bahwa hidup ini adalah anugerah terindah dari Tuhan Sang Maha Pencipta.

Bersyukur Karena Nikmat Sehat

kita boleh punya uang banyak, harta berlimpah dimana-mana. Tapi ketika kita sakit (apalagi sakit yang parah) maka nikmat mana yang bisa kita nikmati atas harta kita tersebut?

Pernahkah kita sekali saja berpikir betapa tersiksanya saat kita sakit gigi? Bibir yang sariawan, atau sekedar demam dan sakit kepala. Rasanya pasti tidak enak. Sakit banget. Dan biasanya saat rasa sakit itu datang kita baru berpikir " betapa enaknya menjadi orang yang sehat".

Bersyukur Karena Nikmat Waktu

Tahu kenapa waktu tidak pernah akan bisa diulang?
Kenapa tidak pernah ada satu manusia jenius pun di dunia ini yang bisa membuat mesin waktu? Kenapa?

Percayalah jika ada yang bisa melakukan itu maka surga akan sesak oleh manusia dan neraka akan kosong kecuali iblis sebagai penghuninya.

Ada begitu banyak waktu luang untuk kita merenung, berdoa dan bersyukur atas nikmat waktu, nikmat usia, dan nikmat-nikmat lainnya.  Tapi sesering apa kita melakukan itu?

Bersyukur Karena Nikmat Udara

Kebayang tidak seandainya udara yang kita hirup setiap hari ini harus kita sewa atau kita beli?Anggaplah biaya sewanya sehari Rp. 10.000 rupiah. Jika agan menghirupnya selama 30 tahun maka silahkan hitung sendiri berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk sekedar bisa bernafas selama rentang waktu tersebut?

Dan pernahkah kita merenung dan berpikir betapa seimbangnya udara yang kita hirup ini?

Komposisi udaranya yang tepat, serta sirkulasinya yang pas membuat kita bisa bernafas dengan baik.

Bukankah ini salah satu nikmat dan anugerah yang diberikan Tuhan kepada kita?

Dan atas itu semua pernahkah kita bersyukur seraya mengucap doa kepada-Nya?

Bersyukur Karena Nikmat Bentuk Tubuh

Pernah gak sih kita mikir betapa hebatnya Tuhan menciptakan bentuk tubuh manusia dengan sangat-sangat sempurna?  Dan pernahkah kita merenungkan kenapa Tuhan juga menciptakan bentuk tubuh manusia yang kurang sempurna?

Hidup adalah keseimbangan agar kita yang merasa memiliki bentuk tubuh yang sempurna selalu senantiasa bersyukur. Dan mereka yang tidak memiliki bentuk tubuh yang sempurna harusnya membuat kita yang sempurna ini belajar bersyukur.