Jul 17, 2018

 

    Keluarga adalah salah satu bentuk pendidikan yang utama yang diharapkan menyediakan kebutuhan psikologis dan biologis bagi anak, merawat, dan mendidiknya. Keluarga merupakan konsep yang dapat membantu anak-anak agar dapat tumbuh menjadi pribadi yang dapat berguna, beradaptasi, mewarisi kebudayaan, dan mewarisi nilai kehidupan bagi lingkungannya. Anak-anak dibekali untuk memasuki dunia orang dewasa, bahasa, adat istiadat, dan seluruh isi kebudayaan yang ada. Dalam keluarga batih, terutama ayah sebagai kepala keluarga, harus memberikan bimbingan, ajakan, pemberian contoh, dan juga sanksi khusus. Anak dapat dididik untuk menjadi pandai, berpengalaman, berpengetahuan, serta berperilaku dengan baik. Keluarga bukan hanya bertujuan untuk menambah keturunan, bercinta, dan tujuan reproduksi. Keluarga merupakan sarana untuk menciptakan suasana sebagai proses pendidikan berkelanjutan guna melahirkan generasi penerus (keturunan) yang cerdas dan budi pekerti yang lebih baik, di mata orang tua dan juga bagi masyarakat.

Orang Tua Sebagai Role Model

    Anak-anak memiliki dunianya sendiri dalam setiap kegiatannya. Hal itu terlihat dari banyaknya gerak, penuh semangat, suka bermain pada setiap tempat dan waktu, tidak mudah letih, dan cepat bosan. Anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang besar dan ingin memiliki mencoba segala hal yang dianggapnya baru. Anak-anak hanya berpikir untuk melakukan yang mau ia lakukan saat ini, sehingga anak tersebut tidak memikirkan masa lalu dan tidak memikirkan apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Oleh karena itu, orang tua dapat menjadi realitas masa sekarang sebagai titik tolak dan metode pembelajaran bagi anak khususnya di era kekinian ini.


    Manusia yang berkualitas hanya akan lahir dari remaja yang berkualitas, remaja yang berkualitas hanya akan tumbuh dari anak yang berkualitas. Keluarga sebagai lembaga sosial terkecil memiliki peran penting dalam hal pembentukan karakter individu. Keluarga menjadi begitu penting karena melalui keluarga ini lah kehidupan seseorang terbentuk. Sebagai lembaga sosial terkecil, keluarga merupakan bangunan yang kompleks di suatu tatanan masyarakat. Seorang anak akan bersosialisasi, memahami, menghayati, dan merasakan segala aspek kehidupan yang tercermin dalam kebudayaan. Hal tersebut dapat dijadikan suatu tiang seiring dengan berkembangnya zaman, pendidikan moral dalam keluarga mulai luntur. Oleh sebab itu, peran keluarga sangat besar sebagai penentu terbentuknya moral-moral manusia yang dilahirkan.

    Ada lima pembagian masa kanak-kanak yaitu:
  1. Masa prenatal, yaitu diawali dari masa konsepsi sampai masa lahir
  2. Masa bayi dan tatih, yaitu saat usia 18 bulan pertama kehidupan merupakan masa bayi, di atas usia 18 bulan sampai tiga tahun merupakan masa tatih. Saat tatih inilah anak-anak menuju pada penguasaan bahasa dan motorik serta kemandirian
  3. Masa kanak-kanak pertama, yaitu rentang usia 3-6 tahun, masa ini dikenal juga dengan masa prasekolah
  4. Masa kanak-kanak kedua yaitu usia 6-12 tahun, dikenal pula sebagai masa sekolah anak-anak telah mampu menerima pendidikan formal dan menyerap berbagai hal yang ada lingkungannya
  5. Masa remaja, yaitu rentang usia 12-18 tahun, saat anak mencari identitas dirinya dan banyak menghabiskan waktunya dengan teman sebayanya serta berupaya lepas dari kungkungan orang tuanya.

Penanaman Moral dan Budi Pekerti Luhur
    
    Hal psikis alami yang sering terjadi pada anak adalah seringnya mereka mengajukan pertanyaan pada orang tua terkait semua hal tentang fiktif mau pun hal yang berdasarkan fakta. Ini merupakan sebuah ekspresi rasa ingin tahu ketika anak-anak sudah mulai menguasai bahasa dan motorik untuk menuju kepribadian yang mandiri. Ini lah saat peran orang tua dibutuhkan. Orang tua dituntut untuk menjawab segala pertanyaan yang dilontarkan dan harus menjawab dengan jawaban memuaskan bagi si anak walau itu bersifat fakta atau karangan orang tua. Banyak pertanyaan termasuk pernyataan yang bersifat sensitif, di sini lah peran orang tua untuk menyisipkan pendidikan mengenai moral dan budi pekerti untuk ditanamkan. 

"Orangtua sebaiknya turut mengantarkan anaknya ke sekolah pada hari pertama. Jangan sebatas di pintu gerbang saja, tetapi menemui gurunya agar mengetahui apa saja yang perlu dilakukan untuk menunjang proses belajar anak. Orangtua perlu menitipkan anaknya secara eksplisit kepada para gurunya, “kata Mendikbud melalui siaran pers, Senin, 16 Juli.

    Setiap orang tua pasti ingin anaknya tumbuh berkembang jadi manusia cerdas yang memiliki budi pekerti baik agar dapat menjaga nama baik keluarganya. Seorang anak tentunya berbeda pola pikirnya dengan orang dewasa. Seorang anak memang juga berpikir, melihat, mendengar, dan berperasaan namun belum tentu keluar dengan logika yang masuk akal.

“pemuda tidak akan jadi pemuda jika masa kanak-kanaknya jika tidak merasakan masa kanak-kanaknya”

    Selain pembentukan moral, seorang anak tentunya memerlukan pendidikan budi pekerti luhur. Salah satu cirinya adalah selalu menunjukkan sikap sopan dan hormatnya pada orang tua. Budi luhur merupakan sebuah nilai yang tidak melekat karena keturunan akan tetapi harus diciptakan. Budi pekerti luhur dapat dibilang sebagai produk pendidikan dalam keluarga. Budi pekerti luhur merupakan gabungan antara kehendak, karsa, dan akal. Seiring dengan modernisasi dan globalisasi, telah terjadi pergeseran nilai-nilai kebudayaan pada masyarakat. Siaran-siaran channel youtube dan televisi menjadi sorotan salah satu penyebab lunturnya nilai-nilai tersebut.


    Hadirnya teknologi hampir telah merebut kerekatan anak-anak dengan orang tuanya. Berbagai nasihat sering diacuhkan, diabaikan, bahkan dianggap kuno oleh anak zaman sekarang. Oleh karena itu, penting sekali di sini bahwa orang tua benar-benar harus memberi tahu anaknya konsep mengenai nilai-nilai yang seharusnya dicerna dengan baik oleh anak-anak. Orang tua harus mengutamakan kebersamaan dalam keluarga setiap hari. Hal ini perlu agar anak dapat merasakan kehadiran orang tuanya. Komunikasi menjadi hal penting agar terjalinnya hubungan yang baik antara orang tua dan anak.

    Manfaat Teknologi Digital
  1. Sumber Informasi
  2. Membangun Kreativitas
  3. Komunikasi
  4. Pembelajaran Jarak Jauh
  5. Jejaring Sosial
  6. Mendorong Pertumbuhan Usaha
  7. Memperbaiki Layanan Publik


    Hal-hal yang Perlu diperhatikan Orang Tua di Dunia Digital
  1. Kesehatan Mata Anak
  2. Masalah Tidur
  3. Kesulitan Konsentrasi
  4. Menurunnya Prestasi Belajar
  5. Perkembangan Fisik
  6. Perkembangan Sosial
  7. Perkembangan Otak
  8. Perkembangan Bahasa Anak


Cara Jitu Orang Tua dalam Penyisipan Konten Nilai-Nilai Moral dan Budi Pekerti Luhur

  1. Berikan pujian atau apresiasi yang berbentuk positif kepada anak-anak pada saat yang tepat. Contohnya saat mereka mendapatkan nilai yang bagus ketika ujian. Pujian dan apresiasi yang positif dapat menjadikan kepercayaan diri pada anak menjadi meningkat
  2. Jadilah seorang teladan dalam tumbuh kembang anak. Orang tua yang selalu memberikan aura positif bagi lingkungan tentunya bisa menjadi cerminan bagi anaknya untuk melakukan hal positif pula di lingkungannya
  3. Tanamkan konsep proses bukan sesuatu yang bisa diraih secara instan. Contohnya ketika dalam studi kasus hadiah, seorang anak akan dibelikan mainan power ranger ketika dia bisa mendapatkan nilai lebih dari angka 7 saat pelajaran matematika
  4. Pembentukan karakter pada anak itu harus menjadi salah satu fokus. Mulai dari belajar kepemimpinan, bekerja sama, kedisiplinan, dan kunci sukses. Hal ini bisa membuat seorang anak terlatih rasa kepemimpinannya saat anak tumbuh dewasa nanti. Kamu sebagai orang tua bisa menyisipkan pembelajaran di aktivitas rutin, misalnya olahraga.
  5. Batasi penggunaan gadget. Membatasi bukan berarti melarang anak untuk menggunakan gadget, melainkan mengurangi dan mengontrol penggunaan konten anak tersebut. Melarang akan menimbulkan dampak psikologis apalagi jika teman-temannya mempunyai gadget pula. Misalnya, kamu dapat mengakali youtube dengan tontonan anak-anak yaitu youtube for kids atau bisa menyarin gkonten dengan pengaturan di aplikasi youtube
  6. Mengenalkan anak pada produk-produk digital. Selain berusaha untuk mengatasi dampak negatif terhadap anak, sebagai orang tua, kamu harus membuat anak menjadi sebuah probadi yang tidak ketinggalan zaman. Hal ini tentunya akan memperluas cakrawala pikir anak. Namun jangan lupa ya untuk menyelipkan konten nilai dan moral didalamnya. Kamu juga dapat mendapatkan kebersamaan yang penuh dengan keluarga jika dapat bereksperimen dengan produk-produk digital.
  7. Informasi meledak menjadi butiran butiran data yang tentunya dapat kita temui setiap saat. Anak-anak tentunya belum mempunyai kemampuan yang kuat untuk menyaring informasi mana yang benar atau bukan hoax. Oleh karena itu, orang tua diharapkan mampu memberikan jawaban yang ideal setiap rasa ingin tahu anak muncul.
    Orang tua merupakan role model bagi anak-anaknya, untuk itu seharusnya orang tua dapat menjadi contoh yang baik bagi anak-anaknya. Orang tua juga harus adaptasi terhadap perkembangan zaman dan teknologi saat ini. Anak-anak memiliki pemikiran yang kritis terhadap sesuatu yang baru. Bila orang tua tidak membuka diri terhadap perkembanga, tentunya akan menuai kesulitan dalam menjawab pertanyaan dari anak. Pada akhirnya berubah kebohongan dan secara tidak langsung menanamkannya pada anak. 

Jadilah orang tua yang cerdas, bukan keras 😊
#sahabatkeluarga


Jul 1, 2018

Segera setelah Anda masuk ke kantor, mudah untuk melihat bahwa setiap orang memiliki gaya kerjanya tersendiri.

Sebagian orang secara alami tertarik pada orang lain dan tampaknya selalu berkelompok. Yang lain merasa jauh lebih efisien jika mereka bekerja di rumah atau di tempat yang tenang. Saat makan siang, beberapa orang menikmati membaca sementara yang lain bertemu mantan rekan kerja di restoran baru.

Bagaimana Anda lebih suka bekerja, berkomunikasi, dan mengisi ulang baterai Anda mengatakan banyak tentang tipe kepribadian Anda.

Apakah Anda seorang introvert, ekstrovert, atau ambivert?

"Untuk bekerja dengan baik dengan orang lain, Anda perlu memahami kepribadian mereka dan mereka perlu memahami kepribadian Anda."
- Adam Grant

Introvert:




Introvert mengisi ulang energi mereka dengan menghabiskan waktu sendirian. Dan, menurut sebuah makalah yang ditulis oleh psikolog Wellesley, Jonathan Cheek dan para mahasiswa pascasarjananya, sebenarnya ada empat level introvert: social, thinking, anxious, and restrained.

  1. Social introverts

Introvert sosial sangat mirip dengan pemahaman umum tentang introvert. Mereka lebih suka sendirian atau bersosialisasi dengan kelompok kecil daripada yang besar, namun mereka tidak pemalu dan tidak merasa khawatir dengan orang lain.

  2. Thinking introverts
mereka tidak berbagi kebencian terhadap kelompok sosial, tetapi mereka cenderung tersesat dalam pikiran mereka sendiri. Mereka bersikap introspektif, bijaksana, dan memantulkan diri.

  3. Anxious introverts
mereka mencari kesendirian karena mereka cenderung merasa canggung atau rendah diri terhadap sekitar orang lain. Dan kecemasan ini tidak selalu hilang ketika mereka sendirian. Mereka cenderung merenungkan hal-hal yang mungkin ada atau mungkin salah.

 4. Restrained introverts
Introvert yang diam berpikir sebelum bertindak. Mereka bergerak dengan kecepatan yang sedikit lebih lambat, memastikan setiap tindakan itu telah disengaja dan dipikirkan dengan matang.

Ekstrovert:



Ekstrovert merasa bersemangat ketika berada di sekitar banyak orang. Mereka tidak keberatan menjadi pusat perhatian, namun menghabiskan terlalu banyak waktu sendirian dapat menguras mereka secara mental. Dan, seperti halnya introversi, ada perbedaan tingkat ekstroversi. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Cognitive, Affective, & Behavioral Neuroscience, ada dua jenis: the agentic extrovert dan affiliative extrovert.

 1. the agentic extrovert
mereka adalah orang yang gemar bekerja. Mereka tegas, gigih, dan didorong oleh kesuksesan. Mereka merasa nyaman berada di pusat perhatian dan mengambil posisi kepemimpinan ketika peluang muncul.

 2. affiliative extrovert
mereka adalah kupu-kupu sosial. Mereka ramah, hangat, dan dapat dengan mudah menghancurkan es dengan orang-orang baru. Hubungan yang dekat sangat berarti bagi mereka dan mereka cenderung memiliki kelompok teman yang sangat besar.

Ambivert:




Ambivert berada di tengah dan mereka benar-benar menjadi mayoritas populasi. Menurut Barry Smith, profesor emeritus dan direktur Laboratorium Human Psychophysiology di University of Maryland, "Ambiverts memiliki 68% dari populasi."

Ambiverts secara sosial nyaman dan interaktif, namun menghargai waktu sendirian. Namun, mereka tidak berfungsi dengan baik di kedua arah terlalu lama. Keseimbangan adalah kunci untuk ambivert dan preferensi mereka untuk introverst atau ekstrovert dapat berubah tergantung pada situasi.

Kiat untuk memaksimalkan produktivitas

Tidak ada tipe kepribadian yang benar atau salah, tetapi memahami jika Anda seorang introvert, ekstrovert, atau ambivert dapat membantu Anda lebih memahami apa yang Anda butuhkan untuk melakukan pekerjaan terbaik Anda.

Berikut adalah kiat produktivitas kami untuk setiap tipe kepribadian:



Introvert

Kendalikan lingkungan Anda:

lantai terbuka tidak berfungsi untuk semua orang, jadi jangan merasa terjebak di meja Anda. Jika Anda perlu waktu tenang, cari sudut kantor atau kafe yang tenang. Atau, minta manajer kantor Anda untuk menunjuk ruang yang tenang khusus agar orang berkonsentrasi.

Fokus pada interaksi satu lawan satu:

Proyek-proyek kelompok dan acara-acara seukuran auditorium dapat menjadi mimpi buruk bagi para introvert. Tergantung pada peran Anda, Anda mungkin tidak akan dapat lolos dari pertemuan besar atau kerja kelompok, tetapi Anda masih dapat meluangkan waktu untuk percakapan yang lebih intim dan bermakna dalam pengaturan satu-satu. Tindak lanjuti dengan stakeholder utama dalam obrolan solo atau bertemu dengan rekan tim secara individual untuk membantu meningkatkan tingkat kenyamanan Anda.

tenanglah: 

Kehidupan kantor dapat memuliakan mentalitas kerja dengan cepat, tetapi introvert cenderung unggul ketika mereka menyelam jauh ke dalam satu subjek atau mengambil waktu mereka untuk benar-benar memikirkan masalah yang ada. Tetapi tim Anda tidak akan pernah tahu ini jika Anda tidak berbicara. Pastikan untuk mengomunikasikan gaya kerja yang Anda sukai ke manajer Anda dan angkat tangan Anda untuk proyek yang selaras dengan pemikiran yang lebih dalam.

Persiapkan pertemuan:

Selalu ada dua atau tiga orang yang mendominasi rapat. Jika Anda menunggu pembukaan alami dalam percakapan untuk berkontribusi, Anda mungkin akan menunggu selamanya. Untuk membantu memotivasi diri Anda untuk berpartisipasi dalam pertemuan, tinjau agenda di depan waktu dan catat beberapa hal yang ingin Anda katakan.

Ekstrovert:

Carilah kegiatan: 
Anda membutuhkan white noise dari musik, obrolan, dan gerakan untuk membuat pemikiran kreatif mengalir. Jika Anda tidak merasa terinspirasi di meja Anda, keluarlah ke kedai kopi. Ya, sama seperti rekan-rekan Anda (introvert), kedai kopi bisa berfungsi untuk tipe kepribadian apa pun. Lagi pula, siapa yang bisa mengatakan tidak pada kopi dan kue kering saat bekerja? Pilihan lain: istirahat, keluar, dan berjalan di sekitar blok. Terkadang yang Anda butuhkan hanyalah perubahan pemandangan agar terasa segar.

Rangkul kesibukan, namun tetap hati-hati: 
Sementara beberapa orang mungkin merasa tertekan dari daftar to-do yang terus bertambah atau melompat-lompat di antara pertemuan, Anda menikmati tantangan itu. Gunakan ini untuk keuntungan Anda dengan menawarkan untuk mengambil proyek yang lebih besar dengan banyak bagian yang bergerak.

Jadwalkan jam sosial: 
Anda mendapatkan energi dari interaksi sosial, tetapi rapat tidak selalu memenuhi syarat sebagai "jam sosial". Luangkan waktu di hari Anda untuk secara sengaja terhubung dengan orang lain. Misalnya, makan siang atau minum kopi dengan seseorang yang baru setiap minggu. Ini sangat penting bagi orang ekstrovert yang bekerja dalam tim terdistribusi dan tidak memiliki saluran alami untuk bersosialisasi. Jika Anda bekerja dari jarak jauh, manfaatkan fleksibilitas dan bekerja di ruang kerja, ambil kelas kebugaran kelompok harian, atau hadiri acara networking di area Anda.


Gunakan waktu untuk refleksi: 
Anda berhasil dalam multitasking dan memeriksa hal-hal dari daftar Anda, tetapi itu biasanya berarti Anda melompat dari satu tugas ke tugas tanpa memikirkan apa yang baru saja Anda capai. Jadi, setelah pencapaian besar, blokir 20 atau 30 menit di kalender Anda untuk memikirkan apa yang berhasil, apa yang tidak berhasil, dan analisis hasilnya.

Ambivert

Manfaatkan fleksibilitas Anda: 
Ambivert biasanya dapat memberi makan energi orang-orang di sekitar mereka. Karena Anda memiliki sedikit introvert dan ekstrovert di dalam diri Anda, Anda dapat dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan sosial yang riuh dan juga menikmati suasana hati yang tenang dan bijaksana. Sambil mengoptimalkan produktivitas Anda sendiri, pertimbangkan gaya orang-orang yang berinteraksi dengan Anda dan tetap fleksibel sehingga Anda dapat memenuhi kebutuhan Anda sendiri tanpa mengorbankan mereka.

Bereksperimenlah dan temukan apa yang berhasil untuk Anda: 
Bergantung pada tempat Anda jatuh pada spektrum introvert dan ekstrovert, Anda mungkin menemukan bahwa beberapa kiat di atas (introvert dan ekstrovert) cocok dengan Anda. Atau, suasana hati Anda bisa berubah tergantung pada hari. Pilih dan pilih dari tips untuk introvert dan ekstrovert untuk menemukan apa yang cocok untuk Anda. Atau, Anda dapat mencoba semuanya dan melihat apa yang berhasil.

Tip untuk semua orang: jangan terlalu nyaman

Tips ini dirancang untuk mengoptimalkan produktivitas berdasarkan jenis kepribadian Anda, tetapi tidak harus memaksa Anda ke sudut introvert atau ekstrovert. Ingat untuk mendorong diri Anda keluar dari zona nyaman Anda dan cobalah hal-hal yang terasa menakutkan atau tidak nyaman.

Misalnya, introvert dapat menemukan bahwa sedikit sosialisasi kantor berjalan jauh dalam menjalin hubungan yang lebih baik dan meningkatkan visibilitas mereka dengan kepemimpinan.



Jun 29, 2018

Kecuali Anda menjalani kehidupan yang sempurna, terkadang, mengatur jalannya kehidupan itu sangatlah sulit.

Itu terjadi pada semua orang, baik itu orang kaya atau orang miskin, optimis atau pesimis, baik atau jahat.


Hidup memiliki cara tersendiri. Terkadang, sepertinya semua harapan dan impian Anda akan tercapai, sementara di lain waktu bom kehidupan akan dilempar pada saat yang bersamaan hingga Anda berada di titik terendah.

Jadi apa yang Anda lakukan ketika hidup tidak berbelas kasihan pada Anda?

Anda akan menyalahkan diri dan mengeluh. Anda bisa menjadi frustrasi dan marah.

Tetapi kemudian ada pilihan lain yang jauh lebih baik.

1. Diversify Your Source Of Fulfilment (pisahkan sumber pemenuhan kehidupan anda)

Orang biasanya berbicara tentang konsep diversifikasi di dunia investasi. Mereka mengatakan Anda tidak boleh menaruh semua telur dalam satu keranjang karena akan membuat Anda bergantung pada satu sumber untuk semua hasil investasi Anda.

Prinsip yang sama berlaku untuk hidup.

Saya tidak mengatakan bahwa Anda harus mendistribusikan fokus Anda ke beberapa proyek.
Apa yang saya maksud adalah Anda harus menetapkan tujuan di banyak bidang kehidupan Anda.

Anda dapat menemukan makna dan kemajuan dalam karier, kesehatan, keuangan, hubungan, hobi, pengembangan pribadi, dan sebagainya.

Ketika satu area gagal memberikan Anda kepuasan, yang lain akan dapat mendukung Anda.

Dan ketika setiap area tampak berantakan, mulailah lihat dasar-dasar berikut:
  • Makanan yang Anda makan sehari-hari
  • Kegiatan Anda sehari-hari
  • Jadwal Tidur
  • stress
Jika Anda menjaga keempat aktivitas ini tetap sehat dalam hidup Anda, akan menjadi lebih mudah bagi Anda untuk bangkit kembali.

Alasan keempat kegiatan ini saling menguntungkan adalah bahwa mereka akan mengubah kimia otak Anda. Anda akan merasa baik, termotivasi, fokus, dan bahagia.

Dan itulah titik awal yang Anda butuhkan untuk mengubah hidup Anda.

2. Ubah Lingkungan Anda

Lingkungan Anda adalah pembawa pengaruh nomor satu dari kebiasaan, pikiran, dan perasaan Anda.

Meskipun tidak selalu mungkin mengubah lingkungan Anda, setiap orang harus mengalami perubahan lingkungan setidaknya setiap beberapa tahun.

Dengan mengubah lingkungan Anda, Anda akan:
  • Tingkatkan kesadaran diri
  • Dapatkan kejelasan dalam hidup
  • Temukan peluang baru
  • Jelajahi kemungkinan baru
  • Temukan orang-orang dengan perspektif berbeda
  • Lebih beradaptasi terhadap keadaan
Jika Anda tidak dapat mengubah lingkungan Anda, maka luangkan waktu untuk bepergian jauh.

Banyak orang melakukan perjalanan untuk mendapatkan lebih banyak pengalaman, yang luar biasa. Tetapi untuk membawanya ke tingkat yang baru, biarkan lingkungan baru yang mengubah Anda.

Amati dan serap lingkungan baru Anda.

Tanya diri Anda sendiri - apa yang bisa saya pelajari dari budaya di tempat ini?
Pergeseran pola pikir baru apa yang dapat saya ambil dari tempat ini?

Dengan identitas baru ini, Anda tidak akan menjalani kehidupan yang sama bahkan di lingkungan lama Anda.

3. Gunakan waktu sulit anda sebagai pelajaran

Setelah melakukan semua yang Anda bisa, jika Anda masih tidak dapat mengatasi masa-masa sulit, Anda dapat mengambil senjata terbesar di gudang senjata Anda - pelajari waktu sulit tersebut.

Alam menunjukkan kepada kita aturannya. Matahari terbenam diikuti oleh matahari terbit.
Musim dingin diikuti oleh musim semi.

Kehidupan berjalan dalam siklus dan musim. Jika hidup Anda pada titik rendah hari ini, itu tidak akan tetap sama. Cukup mengetahui hal ini dapat memberi Anda kekuatan untuk menahan rasa sakit.

Bahkan, jangan hanya menahan rasa sakit. Rasakan sakitnya. Rangkullah rasa sakit itu.

Mengapa?

Karena Anda hanya menyadari kebahagiaan akan terjadi setelah Anda melewati masa sulit tersebut.

Jika hidup Anda tetap sempurna, itu akan membosankan dan Anda akan membencinya.

Tetapi saya tidak hanya memberi tahu Anda untuk duduk di sana dan menunggu keajaiban terjadi.

Ekspresikan diri Anda melalui metode kreativitas yang Anda sukai - menulis, melukis, bernyanyi, menari, berbicara, bermain, dan banyak lagi.

Ungkapan akan menyembuhkan rasa sakit dan memberi Anda dorongan yang Anda butuhkan untuk bangkit kembali.

Dan terakhir, gunakan kekuatan rasa sakit untuk mengguncang hidup Anda. Kekuatannya dapat terus mendorong Anda ke bawah atau Anda dapat menggunakannya untuk menciptakan momentum dalam hidup Anda.

Hidup adalah arena Anda.

Anda akan kalah. Anda akan dipukul. Anda akan turun. Itu tidak bisa dihindari.

Setelah setiap pukulan, Anda dapat menyerah atau Anda dapat belajar dari pengalaman untuk bangkit dan mencoba lagi.

Jika hidup Anda berada di titik rendah, gantilah lingkungan Anda sesegera mungkin.

Jika Anda sudah mencapai titik terendah, gunakan waktu yang sulit untuk memulai lagi.

Jun 28, 2018

Semua ini tidak serumit itu. Cinta seharusnya tidak rumit. Pekerjaan seharusnya tidak rumit.



Kebahagiaan dan kedamaian pikiran dan kesejahteraan seharusnya tidak rumit.

Kita membuatnya jauh lebih sulit daripada yang seharusnya.

Kita tidak seharusnya tersiksa dan merasa cemas dan membaca hal-hal dan mengkhawatirkan detail dari hari ke hari.

Kita tidak seharusnya terlalu banyak menganalisis semua yang terjadi pada kita, mulai dari teks yang kita terima hingga ekspresi pewawancara atau mengapa kita melakukan atau tidak melakukan penjualan.

Kita tidak seharusnya bertanya-tanya bagaimana keadaannya. Atau apakah kita baik-baik saja. Kita tidak seharusnya mempertanyakan seberapa kuat dunia kita, dan apakah semuanya stabil seperti yang kita harapkan, atau bisa runtuh.

Kita tidak seharusnya merasa terhibur ketika sesuatu yang kecil berjalan sesuai keinginan kita ((Kita tidak seharusnya ingin merasa "diselamatkan" sama sekali.)

Kita tidak seharusnya merasa hancur ketika hal-hal kecil tidak berjalan sesuai keinginan kita.

Kita bermaksud mengakui itu, ya, kita memang memilih.

Semua ini.

Dan itu kita terus memilih - setiap hari.


Dan itu tidak dimaksudkan untuk menjadi mudah, tetapi itu juga tidak dimaksudkan untuk menjadi serumit seperti kebanyakan dari kita buat.

Hidup tidak seharusnya serumit ini. Sulit, ya, tapi tidak rumit.

Cinta itu sangat sederhana. Dibutuhkan kerja dan itu tidak mudah, tetapi rumusnya sangat mudah!

Dan jika itu tidak terasa seperti itu, itu karena kita melakukan kesalahan.
Kita terlalu rumit padahal itu adalah hal sederhana.

Jika melakukan apa pun membuat Anda lebih cemas atau tidak nyaman, khawatir, atau stres, atau hal-hal negatif lainnya, hal itu menjauhkan Anda dari kebahagiaan, ketenangan pikiran, kenyamanan, keamanan, dan apa pun yang Anda cari.

Dan terkadang sesederhana seperti membuatnya sederhana.

May 15, 2018



Mahdianto - Menunda-nunda itu berasal dari kata dasar "Tunda", menurut KBBI, menunda berarti : Selalu atau berkali-kali menunda, mengulur-ulur waktu, atau memperlama sesuatu. Kamu sendiri pasti sering mendengar dan melihat quotes yang bertemakan menunda, contoh :

Andrie Wongso
"Jangan beri kesempatan pada diri sendiri untuk menunda-nunda sesuatu yang harus dilakukan. Pastikanlah untuk segera bertindak seperti yang telah anda putuskan. Action is Power! "

Seneca
"Ketika kita menunda-nunda, ingatlah bahwa hidup terus berjalan"


Benjamin Franklin
"Jangan menunda-nunda pekerjaan yang biasa kamu lakukan hari ini"

Dari quotes diatas, kita pun tersadar kalau menunda merupakan hal yang tidak bagus karena kita dibiasakan melakukan hal tersebut secara terus menerus, lalu apa saja sih keburukannya?

Membuang waktu

Waktu selalu berjalan,dan waktu yang telah lewat tidak bisa terulang kembali. Setiap detiknya begitu berharga, jadi apakah kamu rela jika waktumu yang berharga dan tidak ternilai itu terbuang begitu saja tanpa suatu hal berarti yang kamu lakukan? Pastinya tidak bukan?

Cenderung Menjadi Pemalas

Terkadang kita menunda sesuatu karena kita merasa capek dan tidak mood, dan jika kecenderungan tersebut dibiasakan terus maka lama-kelaman akan tumbuh menjadi suatu sifat malas.

Menjadi Tidak Disiplin

Karena kebiasaan yang suka menunda-nunda, maka jika di biarkan terus tentu saja akan berdampak ke banyak aspek dalam keseharian kita, misalnya menjadi sering terlambat, pekerjaan dan tugas terabaikan, sering sekali mengabaikan janji, atau mengabaikan ketentuan waktu seperti tanggal jatuh tempo dan lainnya. Sangat buruk bukan?

Menjadi Beban Pikiran

Akibat terlalu sering menunda-nunda, sehingga disaat deadline telah tiba dan kamu barulah menyadari bahwa tugas atau pekerjaan kamu ternyata menjadi sangat banyak akibat sering di tunda-tunda, hingga bertumpuk. Alhasil kamu menjadi stress dan jadi beban pikiran.

Pribadi Yang Tidak Termotivasi


Karena sering menunda-nunda, seseorang pastinya tidak mempunyai motivasi dalam melakukan pekerjaan. Karena kebiasaan tersebut sudah menjadi hal yang wajar, maka secara logika bahwa pastinya tidak ada suatu motivasi yang ada di dalam diri kamu untuk melakukan sesuatu atau pekerjaan, dan akan selalu timbul sikap ogah-ogahan dalam melakukan sesuatu, bosan, malas dan sejenisnya.

Menunda pekerjaan sekarang sama saja dengan mengumpulkan pekerjaan di hari esok

May 14, 2018


Mahdianto - Bayangkan ini.

Kamu adalah calon investor yang sedang mendengarkan presentasi seorang mahasiswa tentang perusahaan yang sedang dia kembangkan bersama dengan teman – teman se-kuliahnya. Dia punya ide untuk membuat toko kacamata online.

Ide yang berpotensi, kamu pikir. Tapi orang yang beli kacamata biasanya menyocokkan dulu kacamata dengan mukanya, hal yang susah kalau kacamatanya dijual online. Perlu effort yang lebih tinggi untuk membuat pembeli tertarik membeli di toko kacamata online.

Dengan sisa waktu 6 bulan lagi sebelum launching, dan dengan website yang bahkan belum mereka buat, kamu menjadi skeptis. Jadi kamu coba cek keseriusan mereka, dengan menanyakan ini:

“Di saat mepet -seperti saat ini- apa kalian pernah terlintas untuk DO dan fokus pada perusahaan?”

“Wah kami gak berani pak. Kami juga masih ragu juga dengan ide kami, jadi kami mengerjakan ini sambil kuliah saja”

Masuk akal kalau mereka masih mau kuliah, tapi tidak yakin dengan idenya sendiri? Kamu tambah skeptis.

Walaupun begitu, masih ada harapan. Kamu bertanya lagi kepada mereka:

“Karena kalian masih kuliah, waktu kalian untuk mempersiapkan launching juga terbatas. Apakah kalian akan fokus hanya untuk persiapan ini selama 6 bulan kedepan?”

“Oh, kami semua juga ada mengambil magang di perusahaan lain di saat itu. Saya sendiri mendapat magang di perusahaan konsultasi”

Dengan waktu yang terbatas dan deadline yang semakin dekat, mereka bahkan masih terpikirkan untuk ambil magang? Apa benar mereka serius?

Tapi kamu juga tahu kalau beberapa bulan kedepan mereka akan lulus dari kuliah. Jadi seharusnya mereka punya waktu luang lebih banyak untuk dedikasi dan fokus pada perusahaan.

“Sebentar lagi kan kalian bakal lulus, berarti setelah itu kalian semua bisa fokus ke perusahaan ya”

“Sebenarnya tidak juga pak, kami semua sudah diterima di tempat kerja lain, untuk jaga – jaga kalau perusahaan ini tidak berprospek nantinya. Saya sendiri juga sudah dapat tawaran dari perusahaan konsultan tadi untuk kerja full-time”

Dengan itu, kamu menolak untuk investasi di perusahaannya.

Mana ada entrepreneur yang terlalu takutan, gak mau ambil resiko, dan di saat paling krusial, malah gak fokus ke perusahaannya?

Tapi justru itulah yang dilakukan oleh para founder Warby Parker.

Warby Parker adalah perusahaan penjual kacamata online pertama di Amerika. Saat ini, dia sudah menerima pendanaan sebesar 300 Juta Dollar, dan memiliki valuasi sebesar 1.2 Miliar Dollar.

Cerita di atas didasarkan pada kisah yang nyata.

Saat itu Adam Grant, professor psikologi dari Penn State University, diberikan presentasi yang sama oleh Neil Blumenthal, penemu Warby Parker yang juga muridnya. Seperti yang diceritakan di atas, Adam menolak proposisi Neil.

Kenapa para penemu Warby Parker bisa sukses, padahal apa yang mereka lakukan sepertinya tidak sejalan dengan sifat entrepreneur yang sukses?

Bukankah entrepreneur yang sukses adalah mereka yang gemar mengambil resiko dan tidak menunda – nunda?

Di bawah, kita akan lihat kenapa jawaban dari pertanyaan ini adalah “tidak”.

Kebanyakan Resiko Tidak Baik

Dalam pikiran kita, entrepeneur yang sukses adalah mereka yang berteman dengan tantangan. Tidak seperti orang awam yang sebisa mungkin menghindari resiko, mereka justru terlihat gemar mencari resiko.

Padahal kalau kita lihat lebih dalam, mereka juga sama seperti manusia biasa. Mereka juga kadang merasa tidak yakin dengan ide mereka sendiri, karena mereka melihat resiko besar yang muncul dengan ide tersebut.

Selain Warby parker, banyak orang sukses lain yang mengambil pekerjaan di luar perusahaan mereka.
Misalnya Steve Wozniak, yang setelah menyelesaikan produk Apple 1 dan membuat perusahaan Apple bersama Steve Jobs, masih melanjutkan pekerjaannya di HP.

Contoh lain adalah Brian May, yang saat itu sedang menjalani studi S3 astrofisika selagi bermain gitar di dalam band sampingannya. Dia tidak ikut fulltime ke dalam band-nya, Queen, sampai beberapa tahun berikutnya.

Kok, pilihan mereka malah terbalik dari yang dipercaya? Tapi pilihan mereka juga didukung oleh riset.

Joseph Rafiee dan Jie Feng melakukan sebuah riset untuk menelusuri apakah seorang entrepreneur baru sebaiknya melepas pekerjaannya untuk fokus pada perusahaan, atau sebaiknya dia mengambil pekerjaan di luar selagi mengurus perusahaannya. [1]

Mereka menemukan kalau orang – orang yang mengambil pekerjaan di luar perusahaannya memiliki tingkat kebertahanan sebesar 33% lebih tinggi dibandingkan orang – orang yang semata – mata fokus ke perusahaan mereka.

Memang di tahap awal, ketika perusahaan belum terlalu besar, merupakan masa dimana kita harus paling berhati – hati. Kita tidak tahu pasti apakah perusahaan kita berprospek bagus atau tidak kedepannya.

Founder Warby Parker tahu betul akan resiko gagalnya perusahaan mereka. Karena itu, mereka berhati – hati, dan mengimbangi resiko ini dengan mengambil pekerjaan lain. Karena kehati – hatian inilah, perusahaan mereka lebih tinggi tingkat kebertahanannya.

Karena perusahaan yang mereka coba kembangkan memiliki resiko besar untuk gagal, mereka mencari keamanan di tempat lain, dengan cara mengambil pekerjaan di luar. Dengan adanya keamanan di satu tempat, mereka bisa mengambil resiko sebesar – besarnya untuk perusahaan mereka.

Entrepreneur yang paling sukses bukanlah yang terjun bebas tanpa mengecek parasut mereka. Tapi mereka yang mengecek tiga kali parasutnya, menghitung trajektori tempat mereka akan mendarat, dan membuat plan b apabila tiba – tiba semuanya gagal saat terjun.

Agak Ntaran Deh

Sudah jadi kepercayaan umum rasanya, bahwa untuk sukses kita tidak boleh menunda – nunda pekerjaan. Walaupun deadline-nya minggu depan, baiknya mulai diselesaikan dari sekarang juga.

Tapi kita akan lihat bahwa justru dengan menunda, kita bisa memunculkan inovasi – inovasi kita. Kadang juga orang – orang yang menunda malah yang menang dibanding orang yang mulai duluan.

Seperti Warby Parker, yang hanya dengan sisa waktu 6 bulan bahkan belum membuat website, ada juga satu orang revolusioner yang menggunakan sifat menunda-nya untuk meningkatkan kualitas pekerjaan dia.

Martin Luther King Jr. terbangun di malam sehari sebelum pidato terkenalnya. Pidato ini akan ditonton oleh jutaan orang di dunia, dengan banyak tokoh – tokoh penting lainnya yang hadir. Dia akan menyampaikan pidatonya di urutan terakhir, sehingga krusial untuk apa yang dia sampaikan memunculkan inspirasi dan membuat kesan yang kuat.

Walaupun dengan gravitasi keadaan sebesar itu, bahkan sampai jam 3 dini hari naskah pidatonya belum juga selesai. Padahal dia bisa saja menyelesaikan naskah berhari – hari sebelumnya.

Tapi mungkin justru karena penundaan inilah, pidatonya bisa memberikan efek se-historis yang kita ingat sekarang. Alasannya: Menunda atau prokrastinasi adalah satu mode pembelajaran di dalam otak kita.

Manusia memiliki dua mode pembelajaran: mode fokus dan mode difusi. Mode fokus adalah ketika kita berpikir secara sadar untuk memproses informasi di dalam otak. Mode difusi adalah ketika kita membiarkan pikiran bawah sadar kita memproses informasi yang kita punya. Otak kita belajar dengan paling efektif apabila kita bergantian menggunakan mode fokus dan mode difusi [3]

Ketika kita sedang dalam mode difusi, informasi yang kita miliki diproses secara tidak sadar oleh otak, sehingga informasinya menjadi lebih matang di dalam pikiran.

Saat MLK menunda pembuatan naskahnya, dia membiarkan pekerjaan tersebut berjalan di belakang kepalanya, sehingga ketika sampai waktu untuk membuat naskah, semua ide yang mau dia jelaskan sudah matang.

Selain secara psikologis, menunda juga punya kelebihan dalam dunia persaingan.

Perusahaan yang masuk lebih lama bisa menggunakan waktunya untuk memperkenalkan produk yang lebih berkualitas, daripada perusahaan pionir yang bergerak terburu – buru untuk lari dari perusahaan lain yang mengejar dari belakang.

Peter N. Golder melakukan sebuah riset untuk mengetahui mana yang lebih banyak punya kelebihan, para pionir atau para pengikutnya. Dia menemukan kalau 47% pionir market pada akhirnya gagal, dan hanya 11% pionir yang saat ini menjadi penguasa pasar di bidangnya. Dia juga menemukan kalau rata - rata penguasa pasar masuk 13 tahun setelah pionir masuk.

sumber

kesimpulan:

Entrepreneur, lain dengan kepercayaan umum, juga takut kepada resiko dan kadang menunda – nunda.

Walaupun begitu, mereka menggunakannya untuk mendukung, bukan menghalangi usaha mereka.

Mereka takut kepada resiko, karena takut kedepannya pilihan mereka bukanlah yang terbaik. Jadi mereka menyeimbangi resiko yang mereka pegang dengan keamanan di tempat lain. Mereka tidak menghindari resiko, tapi meminimalisir efek dari resiko yang mereka ambil.

Mereka menunda, karena tidak yakin apakah sekarang adalah waktu yang terbaik. Bisa saja ada inspirasi yang tiba – tiba datang di tengah. Mereka menunda secara strategis, untuk lebih banyak memunculkan inspirasi yang datangnya tidak bisa ditebak.

Ada aspek yang sama dari dua sifat di atas. Keraguan.

Keraguan membuat mereka lebih berhati – hati untuk maju kedepan.

Keraguan membuat mereka menjadi lebih rendah hati. Membuat mereka sadar kalau, walaupun dengan keadaan se-ideal mungkin, ada saja hal di luar dugaan yang akan terjadi.

Jadi, untuk orang – orang yang sekarang sedang berusaha, tanyakanlah pertanyaan ini: Apakah ada keraguan dalam hatimu?

Kalau jawabannya ya, besar kemungkinan kamu berada di jalan yang benar.

May 13, 2018

Kehidupan ini dalam kesehariannya selalu menghasilkan banyak cerita, mulai dari kisah biasa hingga kisah luar biasa yang bisa membuat banyak orang menitikkan air mata. Setiap hidup yang kita jalani tak lepas dari pelajaran hidup yang bisa kita petik. Dari kehidupan ini tak sedikit orang yang mampu memahami kehidupan ini dan keluar menjadi pemenang.



Setiap diri kita memiliki potensi yang terpendam. Meski memang setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan, namun sebagian orang atau bahkan segelintir orang mampu memaksimalkan kemampuan dirinya untuk menjadi seorang pemenang. Lalu bagaimanakah cara memaksimalkan kemampuan diri kita untuk meraih kesuksesan? Berikut paparannya..

1. Mengenal diri sendiri


Untuk bisa menjadi orang yang sukses tentunya di mulai dari mengenal diri sendiri baik dari kelebihan dan kekurangan diri. Setiap orang punya ciri khas dan juga karakter khusus yang dimilikinya sehingga memiliki perbedaan yang terkadang mencolok dari orang lain. Semakin kita bisa mengenal diri sendiri akan membuat kita semakin memahami apa yang harus dilakukan untuk bisa memaksimalkan kemampuan dan potensi diri untuk meraih target-target penting dalam kehidupan serta mampu mengatasi kelemahan dan bahkan mengubah kelemahan diri menjadi sebuah kekuatan.

2. Mencoba hal-hal baru

Jangan ragu untuk mencoba hal-hal baru dalam kehidupan selama itu bernilai positif. Dengan mencoba hal-hal baru maka itu dapat memancing potensi diri kita keluar, karena seringkali potensi-potensi diri tak akan muncul kecuali dengan memancingnya keluar dengan berbagai cara termasuk memberanikan diri mencoba hal-hal baru dalam konteks yang positif.

3. Kembangkanlah soft skill

Soft skill sangatlah menunjang diri kita dalam upaya memaksimalkan kemampuan pribadi. Pelajari dan kembangkan soft skill dalam berbagai bidang yang bisa menjadi media kita untuk meraih kesuksesan seperti melatih public speaking, ilmu leadership, marketing, manajemen, teknik penulisan hingga ilmu bahasa. Jangan ragu untuk mengembangkan soft skill apalagi saat usia masih muda, sebab bila kita memiliki banyak soft skill bukan tak mungkin tak akan sulit dalam meraih pekerjaan atau terjun ke dunia bisnis.

4. Ikut Organisasi

Di organisasi kita akan menemukan banyak karakter orang yang berbeda dengan ragam cara memahami setiap orangnya. Tantangan secara organisasi lebih besar dibandingkan dengan secara individu, hal ini karena pemikiran secara organisasi mengharuskan untuk bergerak bersama-sama dan harus menghilangkan keegoisan diri. Adanya miss komunikasi hingga perbedaan pendapat bisa menjadi tantangan bagi setiap individu untuk bisa memaksimalkan kemampuannya dalam berorganisasi.

5. Miliki partner

Bergerak secara individu terkadang kurang semangat, tidak salahnya kita harua memiliki partner dalam upaya memperjuangkan mimpi dan cita-cita seperti teman yang selalu ada di sisi. Dengan adanya partner hidup kita bisa tambah semangat karena ada seseorang yang selalu mengingatkan dan memberi semangat saat sedang down.

6. Buat rencana secara tersusun


Penting untuk kita membuat sebuah rencana, hal ini bertujuan agar diri kita bisa lebih fokus dalam memaksimalkan kemampuan diri dalam upaya menuntaskan setiap cita-cita yang dibuat. Dengan adanya rencana yang tersusun kita dapat memprioritaskan mana yang harus lebih dulu dilakukan dan mana yang tidak.

sumber:
sumber 1
Sumber 2
Sumber 3

May 2, 2018



Alhamdulillah, di tahun kemarin, saya telah menyelesaikan pendidikan saya di Universitas Indonesia, terima kasih buat keluarga dan teman-teman saya.

Karena hari ini merupakan hari pendidikan nasional, Kali ini saya akan membahas mengenai pendidikan. Pendidikan merupakan suatu faktor yang sangat penting untuk menunjang tingkat pertumbuhan suatu negara, semakin tinggi tingkat pendidikan warga negara maka kemungkinan besar negera tersebut akan semakin cepat berkembang dan bertumbuh menjadi negara maju, walaupun masi ada faktor lain, tetapi pendidikan menjadi faktor yang sangat penting. Tanpa mengurangi rasa hormat terhadap para guru dan semua yang telah berkontribusi terhadap pendidikan di negara kita, menurut saya pendidikan di Indonesia memiliki beberapa kekurangan yang masih bisa dipenuhi demi tercapainya Index pembangunan manusia yang mumpuni.

1. Menghafal

Salah saty hal yang sangat salah dari pendidikan di Indonesia adalah murid-murid yang di suruh menghafal pelajaran, padahal hal yang seharusnya dilakukan murid adalah mengerti mengenai pelajaran tersebut.

bagaimana cara murid bisa mengerti suatu pelajaran adalah menjadi tugas guru? 

kita sebagai murid dijejali dengan berbagai macam ruus yang tidak jelas dan dipaksa harus menghapal, padahal dalam kehidupan di dunia kerja nanti seandainya kita lupa terhadap suatu rumus ya kan bisa buka buku lagi.

2. Guru yang terbatas

Guru menjadi garda terdepan untuk membentuk masa depan bangsa, karena dari merekalah ilmu akan diturunkan kepada calon calon penerus bangsa nanti, yang menjadi perntanyaannya adalah:

Apakah Guru sudah mendapatkan kesejahteraan?

Kalau ditanya sekarang apa cita-cita kepada anak-anak mungkin hanya sedikit yang akan menjawab menjadi guru, dan juga banyak orang-orang yang lulus dari fakultas keguruan lebih tertarik untuk bekerja di bidang lain, hal tersebut tentunya harus menjadi perhatian pemerintah. ya mungkin guru di DKI sudah agak sejahtera, tapi bagaimana dengan guru yang ada di daerah?

3 Pelajaran Yang Terlalu Banyak

Mata pelajaran yang diberikan untuk siswa siswi pelajar baik dari SD-SMA menurut saya terlalu banyak, kisaran dari 10-15 matapelajaran, hal tersebut menurut saya kurang efisien karena akan berdampak buruk terhadap daya mengerti dan otak anak.

coba kita bandingkan dengan matapelajaran dari luar negeri, mereka menawarkan hanya sekitar 6-9 matapelajaran, itupun matapelajarannya dipilih oleh siswa siswi sendiri sesuai dengan minat mereka, sehingga lebih effisien dalam mengejar cita-cita mereka, sebagai contoh saya ingin menjadi seniman, ya kan ngapain saya belajar fisika, ya memang ga ada yang salah dengan belajar yang bukan diingikan tapi menurut saya kurang effisien.

Siswa siswi menjadi tidak fokus karena terlalu banyak yang harus mereka pelajari, tidak semua siswa siswi punya kemampuan untuk mempelajari hal yang banyak karena semua orang memiliki kemampuan yang berbeda-beda, dibandingkan hal tersebut mungkin sebaiknya siswa siswi diberikan pelajran yang bermanfaat bagi kehidupan mereka kelak ketika mereka keluar dari dunia pendidikan dan memasuki dunia kerja atau dunia nyata

Selamat hari pendidikan nasional

Mar 29, 2018



Tidak ada yang memungkiri bahwa hari ini dunia semakin kompetitif, dengan semakin banyak peluang, kesempatan dan karir yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan. Tapi jangan dikira, Salah-salahnya bila kita tidak bisa mengikuti perkembangan dan trend zaman, kita akan di gilas oleh roda kehidupan (gaya amat bahasanya, haha). So, tidak ada salah dan kelirunya bila kita meningkatkan kemampuan dan skill kita, bukan karena kita ingin diterima kerja (sekedar itu saja), tetapi karena peningkatan skill pribadi juga menunjukan bahwa kita senantiasa berkembang dan tumbuh. Untuk itulah kita hidup.


images: tofugu.com

Mar 20, 2018

Manusia tercipta dengan berbagai kelebihan, salah satunya adalah mempunyai akal yang sempurna dibanding makhluk lainnya. Dengan menggunakan akalnyalah manusia bisa berpikir dan berbudaya hingga menciptakan hal-hal baru bagi dunia. 



Manusia tercipta dengan berbagai kelebihan, dan tak jarang setiap orang yang menyadari akan setiap kelebihannya kemungkinan ia akan bisa berhasil memanfaatkan kelebihannya itu untuk mengubah dan mencetak sejarah dunia.



Karya-karya yang telah dibuat oleh mereka tak lepas dari kreativitas dan inovasi yang mereka sertakan dalam setiap perjuangannya, pemikiran-pemikiran out of the boxnya berhasil mengkreasikan sesuatu hal yang mungkin bermanfaat bagi dunia. Mau apapun waktunya entah dulu, kini ataupun nanti, kreativitas dan inovasi penting keberadaanya. 

Ada alasan-alasan mengapa kreativitas dan inovasi itu penting, apa sajakah itu?

1. Menciptakan sesuatu hal yang baru




Kreativitas dan inovasi berperan dalam menciptakan sesuatu hal yang baru ataupun terbarukan. Orang yang ahli dalam berkreativitas dan berinovasi bisa mengubah sesuatu hal yang ada di sekitarnya menjadi sesuatu hal yang bermanfaat, sebagai contohnya adalah sampah, bagi orang yang kreatif sampah itu diolah dan didaur ulang menjadi produk yang menghasilkan uang.


2. Membantu memaksimalkan potensi



Seseorang yang selalu mengembangkan kreativitas dan berinovasi secara tidak langsung ia telah mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya, pikirannya akan terus bekerja dan terasah. Berbeda dengan orang yang malas dan tidak mau berjuang, potensinya tidak bisa teroptimalkan dengan baik.

3. Bekal untuk survive

Dengan kita bisa berfikir kreatif dan berinovasi, kita telah memiliki bekal untuk survive di zaman sekarang yang serba dinamis. Keadaan hidup yang selalu berubah-ubah terkadang membuat kita harus berpikir keras untuk menyelesaikan problem-problem yang ada, disinilah terkadang kita harus bisa berpikir out of the box untuk menyelesaikan permasalahan yang ada secara efektif dan efisien. 





Tak jarang orang yang memiliki kreativitas dan mampu berinovasi banyak dicari oleh orang ataupun perusahaan. Banyak perusahaan yang mencari orang yang kreatif dan inovatif demi membantu bisnisnya tetap berkembang ditengah arus globalisasi saat ini. Bagi perusahaan, kreativitas dan inovasi bagaikan nyawa dalam perjalanan hidup perusahaan, tanpa adanya kreativitas dan inovasi tak jarang perusahaan kalah saing dengan kompetitornya dan kemudian hilang begitu saja. 
Perlu adanya kreativitas dan inovasi dalam upaya terus bertahan dalam persaingan dan memenangkan persaingan.

4. Kreativitas dan inovasi menjadi pembeda



Kreativitas dan inovasi bisa menjadi pembeda antara satu dan lainnya, biasanya orang yang selalu kreatif dan inovatif memiliki ciri khas yang membedakan antara dirinya dan orang-orang pada umumnya, Sehingga dia memiliki keunikan dan keunggulan tersendiri dibandingkan orang pada umumnya.

5. Kreativitas dan inovasi bisa menjadi motivasi




Orang yang memiliki kreativitas dan inovasi tak akan pernah merasa takut dalam menghadapi hidup, karena dia meyakini bahwa apa yang dihadapi dalam kehidupannya akan selalu bisa teratasi. Adanya kreativitas dan inovasi yang dia miliki membuatnya terdorong untuk membuat sesuatu hal yang baru ataupun menjadi bekal untuk meraih kesuksesan dalam hidupnya.

Referensi: Kompasiana

Mar 11, 2018

Mendengar merupakan kemampuan sosial yang sering luput dikuasai atau diperhatikan oleh kebanyakan manusia.

image: tofugu.com

Pada era media sosial seperti sekarang banyak orang ingin selalu menjadi pusat perhatian, membuat peran menjadi pendengar yang baik pun terlupakan. Menjadi pendengar yang baik manfaatnya tak hanya memberikan rasa nyaman pada lawan bicara,tetapi juga bagi diri sendiri.

"Sebuah kisah itu tidak melulu menjelaskan kehidupan kita, tetapi juga bisa membentuk kehidupan kita," jelas Murray Nossel, Ph.D, penulis buku Powered by Storytelling.

Salah satu hal penting dalam ilmu komunikasi, kata Nossel, adalah mendengarkan orang lain. Hal ini sama pentingnya dengan berbagi cerita sendiri. Dia mengatakan, percakapan yang Anda lakukan dengan satu teman bisa berbeda dengan percakapan bersama teman lainnya, meskipun Anda membicarakan topik yang sama.

"Setiap interaksi sosial memberikan sesuatu yang baru dan mengejutkan,"imbuhnya.

Menjadi pendengar yang baik, sebut dia, bisa membuat Anda memahami kehidupan teman Anda, nilai yang mereka yakini, dan belajar mengenai apa yang membentuk diri mereka hingga sekarang. Richard Carlson, penulis buku Don't Sweat Small Stuff, mengungkapkan,kebanyakan orang menyikapi momen percakapan seperti perlombaan sehingga Anda lupa dengan apa yang Anda bicarakan dan tidak memberikan ruang untuk mendengar tanggapan orang lain.

"Kita sering kali melihat komunikasi itu seperti lomba dengan tujuan menumpahkan semua cerita tanpa ada jeda sehingga lupa awal dan akhir tujuan dari percakapan tersebut. Memotong pembicaraan orang lain membuat Anda semakin stres karena Anda tidak memberikan orang itu waktu untuk menjelaskan semuanya hingga selesai. Cobalah untuk diam dan mendengarkan, Anda akan merasakan tekanan itu hilang perlahan dari tubuh Anda," urai Carlson seperti dikutip Inc.

Berikut ini adalah tiga waktu dalam hidup saat Anda harus menjadi pendengar yang baik:


1. Mendengarkan teman yang tengah menghadapi kesulitan

Teman Anda mengalami kejadian tidak menguntungkan dalam hidupnya, misalnya,dia dipecat dari perusahaan tempat dia bekerja selama bertahun-tahun. Jangan langsung menghakimi.

Nossel menyarankan untuk Anda mendengar semua cerita teman tersebut,rasakan dari nada suara dan ekspresi wajahnya, apakah kejadian ini dipandang baik atau buruk olehnya.

Jadi, misalnya teman Anda justru ingin merencanakan masa menganggurnya nanti diisi dengan melakukan perjalanan yang tidak pernah sempat dia lakukan saat bekerja,maka sebagai teman, berikanlah dukungan dan semangat. Jika waktu dan biaya memungkinkan, maka Anda bisa menawarkan diri untuk menemaninya.

Namun, apabila dia merasa sedih dan kecewa, maka sebagai teman sebaiknya Anda mendengarkan ceritanya serta semangati dia untuk kembali bangkit.

Jangan menginterupsi cerita seseorang yang tengah merasa panik dan sedih. Pasalnya,hal ini justru akan membuat dia merasa bahwa Anda menilainya denganpikiran-pikiran yang negatif.

2. Berselisih pendapat dengan pasangan

Pertengkaran, selisih pendapat, dan saling diam biasa terjadi dalam sebuah hubungan.

Menurut Joseph Cilona, seorang psikolog klinis berlisensi di Manhattan, New York, Amerika Serikat, pasangan yang sering berargumen itu normal, meskipun lebih sering dari pasangan lain. Tidak ada ukuran pasti mengenai jumlah pertengkaran yang normal untuk pasangan.

"Pertengkaran dan selisih pendapat dalam hubungan merupakan tanda Anda saling peduli," jelas Ramani Durvasula, Ph. D, penulis Should I Stay or ShouldI go, seperti dikutip Glamour.

Pernyataan yang datang dari ekspresi emosional, kata Nossel, tidak selalu mudah untuk dihadapi.

Dia menyarankan, lain waktu Anda memiliki perbedaan pendapat dengan pasangan, cobalah untuk menenangkannya dengan memperlihatkan sikap Anda bersedia mendengarkan.

Berikan perhatian pada pasangan dengan membantunya memecahkan masalah yang dia anggap sebagai konflik.

Nossel mengatakan, jangan berdebat, jangan membuat kondisi makin runcing,dan hindari segala topik yang bisa membuat suasana semakin panas.

3. Percakapan dengan rekan kerja

Hubungan profesional dan bisnis membutuhkan komunikasi dua arah yang saling menguntungkan kedua belah pihak.

"Orang merasa lebih produktif ketika mereka merasa berada dalam tujuan yang sama," ungkap Nossel.

Atasan, bawahan, dan sesama rekan kerja bisa berubah menjadi katalisator perubahan positif di ranah kerja.

Nossel merekomendasikan para manager untuk rutin mengadakan meeting dengan tim kerja.

Selain untuk mengetahui perkembangan pekerjaan, manager harus mengetahui mengenai apa yang dialami dan dilalui karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan.

"Obrolan santai di dapur kantor dan lift bukanlah percakapan berkualitas.Anda harus meluangkan waktu lebih dari lima menit untuk benar-benar mendengarkan dan memahami kebutuhan serta tantangan kinerja karyawan," pungkasnya.

Feb 7, 2018



Kita saat ini hidup dengan 6 miliar lebih manusia dengan tipe yang berbeda-beda. Tapi kenyataannya ada beberapa tipe manusia yang harus kita hindari. Alasan menghindari tipe orang-orang seperti ini adalah karena mereka merugikan kesehatan pikiran kita.

Jika kau ingin memiliki tubuh yang sehat, kau harus lebih dulu memiliki pikiran yang sehat

Berangkat dari Quote di atas, berikut tipe-tipe orang yang harus dihindari:

1. GOSSIPERS

Kemungkinan anda sudah mengetahui bahwa orang-orang yang suka menggosip harus dihindari.

Penggosip pada dasarnya adalah orang/sekelompok orang yang membicarakan, mengkritik, atau menyiksa secara verbal orang lain di belakang mereka. Kenapa mereka harus dihindari? Karena jika mereka membicarakan orang lain saat orang itu tidak ada, berarti mereka akan membicarakanmu saat kau tidak ada.

Saat orang-orang di sekitar kamu membicarakan orang lain, kemudian mereka mulai menambahkan aspek negatif ke orang itu, kamu hanya perlu mengatakan "Stop. Aku tidak ingin mendengar itu" dan kemudian kamu bisa menghindari percakapan. Karena efek yang diterima dari mendengarkan gosip adalah kamu berakhir dengan menggosipinya kepada orang lain, atau kamu berakhir dengan memiliki perasaan negatif kepada orang yang digosipin.

Salah satu hal yang bisa dilakukan jika kita mengenal orang seperti itu adalah membantunya untuk mengerti, bahwa menggosip tidak akan membantu siapapun, bahkan orang yang di gosipin.

2. JEALOUS HATERS

Jealous Haters, begitu saya menyebutnya, adalah seseorang yang membenci kita, tapi mereka membenci kita karena mereka merasa iri pada kita. Beda ya dengan haters, karena biasanya haters lebih membenci kita dan mengkritik kita tanpa mengenal kita. Sedangkan Jealous Haters lebih sering ke orang yang mengenal kita, lalu mereka membenci kita karena mereka iri pada suatu hal yang kita bisa atau kita miliki.

Untuk haters sendiri, yang mengkritik kita tanpa mengenal kita, tidak perlu dihindari. Bagaimanapun, buat saya, kritik membuat kita lebih baik, tapi adanya haters membuat kita menjadi lebih baik dengan lebih cepat.

Jealous Haters juga biasanya adalah orang yang menyukai kita, mereka ingin menjadi seperti kita, tapi mereka tidak tahu cara mengekspresikannya. Beberapa dari mereka akan mengevaluasi kamu di luar konteks dan mengatakan bahwa kamu tidak cukup bagus dalam hal apapun yang kamu lakukan di depannya. Jangan biarkan orang-orang seperti ini mengevaluasi diri kamu sesuka hari mereka. Karena kamu sendirilah yang paling tahu apa yang kamu mampu atau tidak mampu lakukan.

Salah satu ciri Jealous Haters adalah ketika kamu mengatakan nasihat yang bagus ke orang lain, si Jealous Haters akan langsung menghancurkan nasihat kamu dengan mengatakan "Ah, kurasa itu tidak terlalu bagus". Karena mereka selalu membuat kamu merasa bahwa apa yang kamu katakan dan lakukan tidak cukup bagus.

3. TIME WASTERS

Time Wasters adalah tipe orang yang suka membuang-buang waktu. Orang-orang yang berbicara tentang apa yang mereka anggap penting tapi menurut kamu tidak, seperti selebriti, musisi, klub sepak bola, atau apapun hanya untuk membuang waktu.

Lebih baik jika kamu bertemu dengan tipe time wasters seperti ini, kamu harus dengan baik-baik memintanya untuk mengatakan inti dari ceritanya saja agar kamu bisa langsung ke pembicaraan yang paling penting. Atau membuat orang seperti ini mengerti bahwa kamu juga memiliki hal penting yang harus dilakukan

Tapi jika kamu tertarik dengan pembicaraannya, kamu tidak perlu melakukannya, karena itu hanya berlaku jika pembicaraan itu menarik dari satu sisi doang.

4. MONEY GRABBERS

Tipe Money Grabbers sendiri adalah tipe orang-orang yang kabur saat tagihan datang, orang-orang yang membuat kamu membeli hal-hal yang sebenarnya tidak diperlukan, yang hanya ingin membuat kamu menghabiskan uang.

Bagaimana caranya kita mengetahui orang dengan tipe seperti ini di sekitar kita? Tanyakan ini pada diri kamu, "Siapa yang paling sering membuat kita mengeluarkan uang untuk hal yang tidak di butuhkan?" Pikirkan apakah kamu membeli sesuatu untuk membantu orang lain, atau hanya karena orang itu memintanya?

5. OVER-SENSITIVE

Ini adalah tipe orang yang dateng ke kamu dengan segudang emosi dan seribu satu masalah, atau lebih. Dan bagaimana caranya kita mengetahui tipe orang seperti ini? Biasanya orang seperti ini akan pilih-pilih. Maksud saya pilih-pilih yaitu bener-bener pilih-pilih. Mereka pilih-pilih tentang pakaian, sepatu, bahkan makanan. Mereka akan pilih-pilih dengan apapun yang mereka lihat atau apapun yang mereka lakukan.

Kebanyakan dari mereka memang bagus untuk kadang-kadang menginspirasi kamu karena mereka mengetahui banyak barang-barang atau kebutuhan lainnya akibat mereka pilih-pilih, atau belajar dari masalahnya yang menumpuk. Tapi sebaiknya jangan menghabiskan banyak waktu dengan orang seperti ini. kamu harus ingat bahwa juga punya tujuan yang harus dicapai.

6. EXCUSE MAKERS

Excuse Makers adalah tipe orang yang memiliki seribu satu alasan. Dan bagaimana cara mengetahui tipe orang seperti ini? Mudah, mereka selalu lapar, mereka selalu lelah, mereka selalu mengantuk, mereka selalu bosan. Mereka selalu memiliki alasan jika dihadapkan dengan sesuatu yang harus dilakukan.

Jika ada orang seperti ini datang ke kamu, tujuan mereka cuma satu. Mereka ingin kamu menggantikan mereka melakukan sesuatu yang seharusnya orang itu kerjakan sendiri dengan beribu alasan dari yang tidak masuk akal, sampai alasan yang dibuat dramatis sehingga membuat kita percaya.

Tapi sekali lagi, kita harus benar-benar mengerti alasan mereka, lalu memutuskan untuk membantunya atau sepenuhnya mengabaikannya.

7. MIS-EDUCATED

Tipe orang terakhir menurut saya yang harus dihindari adalah tipe Mis-Educated, ini adalah tipe orang yang memiliki gagasan yang salah tentang apa yang diperlukan agar kamu bisa sukses.

Biasanya tipe orang seperti ini adalah teman yang datang ke kamu lalu mengatakan kepada kamu bahwa kamu harus seperti ini, seperti itu, agar bisa sukses sepertinya. Tapi kamu juga harus mengerti, bahwa di luar sana, banyak serigala berbulu domba, banyak musuh (enemies) yang membaur menjadi teman (friends), yang saya sebut Frienemies.

Sekali lagi, jangan biarkan orang seperti ini melupakan apa tujuan kamu, atau apa goal kamu dalam hidup. Karena banyak teman kamu yang sudah sukses, terkenal, kaya raya, tapi selalu ingat, mereka tidak akan bisa tahu apa yang kita harus lakukan agar menjadi sukses. Intinya, tidak perlu menuruti perkataannya, dan hanya ambil sisi positif dari ceritanya untuk menjadi orang sukses.

kamu mengikutinya dan melakukan hal yang sama dengannya untuk bisa sukses, kamu kemudian akan gagal, karena itu bukan purpose kamu, karena itu sebenarnya bukanlah hal yang kamu ingin lakukan.

8.TAKERS (PENGAMBIL)

Takers ini adalah tipe orang yang selalu mengambil sesuatu dari kamu. Dia tidak pernah memberi, atau dia sedikit memberi, tapi dia mengambil begitu banyak sesuatu dari kamu. Semua yang dia lakukan hanya meminta, meminta, meminta, dan tidak pernah mengembalikan.

Tapi, jika SEMUA yang mereka inginkan terdiri dari satu hal saja, misalnya, mereka hanya ingin waktu, mereka hanya ingin uang, mereka hanya ingin perhatian, maka kamu harus benar-benar menghindari mereka. Setidaknya, cara menghadapi tipe orang seperti ini adalah jangan terlalu sering berurusan dengan mereka, atau setidaknya katakan kalau kamu tidak bisa membantu mereka, saat ini.

9. FAKERS (PEMALSU)

Fakers adalah tipe orang yang selalu berperilaku seperti orang yang bukan dirinya. Pasti kamu sudah sering melihat tipe orang seperti ini kan?

Normalnya, tipe orang seperti ini tidak bisa dihindari, malah tidak bisa diketahui. Mereka ada di sekeliling kita, entah kita sadar atau tidak. Tapi, yang bisa kita lakukan hanyalah melihat satu-satu dari mereka, entah teman atau kerabat, dan tanyakan pada diri kamu, seberapa banyak aku harus berurusan dengan orang ini?

Sadari masing-masing mereka siapa yang memerikan manfaat, atau siapa yang justru lebih banyak memberikan hal negatif kepada kamu? Dan jangan pernah ragu untuk menghindari mereka, kerena lebih baik daripada ujung-ujungnya kamu dikhianati. Jadi, siapakah para pemalsu di sekitar kamu?

10.UNTRUSTWORTHY (TIDAK DAPAT DIPERCAYA)

Untrustworthy pada dasarnya bukanlah penipu. Mereka adalah orang-orang yang bisa dipercaya di awalnya, namun di akhirnya mereka mengkhianati kita.

Mereka berbohong, mereka menipu, mereka mencuri hal-hal dari kita, lalu kita memaafkan mereka. Tapi mereka terus-terusan mengulangi hal yang sama, mengkhianati kepercayaan kita. Jika sudah seperti ini, jangan ragu untuk menghindari mereka, atau tendang langsung dari hidup kamu, lalu undang orang-orang lain yang kamu percayai.

Karena jika kamu terlalu banyak kasih kesempatan untuk orang-orang seperti ini, itu akan berakhir negatif, dan ujungnya kamu akan susah percaya kepada orang-orang di sekeliling kamu yang belum tentu mereka seperti itu. Jika menemukan orang dengan tipe seperti, lekas buang, dan ganti dengan yang baru. Buat apa di kasih kesempatan?

11.FLAKERS

Flakers adalah tipe orang yang berlapis-lapis. Yang berlapis-lapis disini adalah omongannya. Seseorang yang mengatakan ingin sesuatu hal, tapi dia tidak pernah melakukannya.

Contoh paling untuk orang-orang tipe ini adalah cowok/cewek yang kamu tembak, kemudian dia bilang "Jalanin ajah". Dan... tahun-tahun berlalu, apa yang dia bilang masih itu-itu ajah. Atau temen kamu yang ngajakin jalan-jalan ke mana, terus-terusan ngajakin sampe berbulan-bulan, tapi sama sekali tidak pernah dilakuin.

Bahaya tidak menghindari orang-orang Flakers adalah mereka menghabiskan waktu, tenaga, dan emosi.

12.DECEIVERS (PENDUSTA)

Deceivers ini adalah tipe kompiltnya penipu. Dia berbohong, dia curang, dia berkhianat, dia juga pandai merayu. Cara paling mudah mengetahui mereka adalah dengan melihat perkataan dan perbuatan mereka. Karena para Deceivers ini terkadang perkataan dan perbuatannya bertentangan.

Hal yang perlu dilakuin kepada orang-orang seperti ini adalah kita tidak harus menolak mereka dengan kasar, tapi perhatikan jarak antara diri kamu sama mereka. Pastikan jarak mereka dalam hidup kamu tidak akan melukai kamu jika saja mereka melakukan sesuatu yang menyakiti seseorang. Ibaratnya perbuatan negatif mereka ke kamu tidak sampai karena kamu sudah meletakkan mereka di jarak yang jauh.

Feb 1, 2018

Dengan kemajuan teknologi yang telah dicapai hingga sekarang dan kapasitas penyimpanan yang semakin besar, semakin banyak aplikasi yang dapat dipasang ke ponsel. Aplikasi yang dipasang di banyak ponsel yang dipakai masyarakat Indonesia antara lain aplikasi chatting, media sosial, transportasi daring, dan mobile game. Kali ini, Minami Creative Works akan memberikan rekomendasi aplikasi bermanfaat yang dapat membantu kehidupan sehari-hari yang perlu Anda pasang di ponsel Anda. Apa sajakah itu?

1. Aplikasi Tanya Jawab



Ingin menanyakan sesuatu yang tak Anda ketahui kepada orang-orang yang ada di internet? Pasanglah aplikasi tanya jawab di ponsel Anda. Ada dua aplikasi yang saya rekomendasikan. Pertama adalah aplikasi Quora. Quora telah berdiri sejak Juni 2009 dan mulai dapat diakses publik sejak 21 Juni 2010. Dengan aplikasi ini, Anda dapat menanyakan berbagai hal dan mendapatkan jawaban dari berbagai pengguna Quora di seluruh dunia. Anda juga dapat menjawab pertanyaan yang diajukan pengguna lain. 



Aplikasi alternatif yang bisa Anda gunakan adalah Brainly. Ukuran aplikasinya tergolong ringan, yaitu 3,8 MB (Quora) dan 5,1 MB (Brainly). Keduanya pun gratis. Quora telah diunduh sebanyak 5 juta kali sementara Brainly sebanyak 10 juta kali.

2. Aplikasi Pencatat Keuangan

Apakah Anda sering merasa bahwa pengeluaran Anda terlalu berlebihan dan membebani kondisi keuangan Anda? Cobalah untuk menggunakan aplikasi pencatat keuangan. Dengan aplikasi ini, Anda dapat mencatat pengeluaran dan pemasukan Anda dan mengelompokkannya berdasarkan jenisnya, seperti pendapatan gaji, pendapatan bonus, pengeluaran makan dan minum, pengeluaran transportasi, pengeluaran hiburan, dan sebagainya. Anda juga dapat mengelompokkan uang yang Anda ke dalam berbagai pos seperti dompet, rekening bank, rekening investasi, dan sebagainya serta membuat batas pengeluaran harian. Beberapa aplikasi pencatat keuangan yang dapat Anda pilih antara lain AndroMoney (14 MB - Gratis, Versi Full Seharga Rp41.000), Monefy (6,2 MB - Gratis, Versi Full Seharga Rp33.000), Money Lover (16 MB - Gratis), Wallet (27 MB - Gratis), dan masih banyak lagi.

3. Aplikasi Catatan

Mungkin, ponsel Anda sudah memiliki aplikasi catatan bawaan pabrik. Namun, tak ada salahnya apabila Anda juga memasang aplikasi catatan yang disediakan pihak ketiga.
Aplikasi yang saya rekomendasikan adalah Google Keep. Dapat ditebak dari namanya bila aplikasi ini dikembangkan oleh Google. Anda dapat menulis catatan, melabeli catatan agar mudah ditemukan, dan mengarsipkannya. Catatan juga dapat di-undo dan di-redo. Catatan yang ada juga dapat disinkronasikan dengan aplikasi Keep di perangkat lain yang terhubung dengan akun Google yang sama (bila terkoneksi dengan jaringan internet) sehingga dapat memudahkan pencatatan di berbagai tempat. Draft thread ini sendiri pun ditulis di aplikasi Keep.

4. Aplikasi Kalkulator Serbaguna

Seperti halnya catatan, aplikasi kalkulator dengan fungsi standar sudah terpasang di semua ponsel saat ini. Untuk perhitungan yang lebih kompleks atau konversi satuan, Anda dapat mengunduh aplikasi kalkulator buatan pihak ketiga. Aplikasi yang saya rekomendasikan adalah ClevCalc. Ukuran aplikasi ini hanya 4,3 MB dan tersedia secara gratis namun Anda harus membayar untuk menghapus iklan secara permanen. Aplikasi yang telah diunduh lebih dari 10 juta kali ini menyediakan berbagai fungsi kalkulator seperti kalkulator standar, konversi mata uang, konversi zona waktu, dan lain-lain.

5. Aplikasi Belajar Bahasa

Aplikasi ini perlu anda pasang apabila Anda ingin mempelajari bahasa baru atau ingin berpergian ke luar negeri. Aplikasi ini menawarkan pilihan untuk mempelajari berbagai bahasa baru, mulai dari mempelajari kata-kata sederhana, percakapan sederhana, hingga kata-kata yang kompleks. Aplikasi yang saya rekomendasikan adalah Duolingo yang menyediakan pilihan pembelajaran bahasa Inggris, Prancis, Jerman, Jepang, Spanyol, dan lain-lain. Saya sudah menggunakan aplikasi ini selama 2,5 tahun dan merasa cukup terbantu untuk belajar bahasa Jerman.

6. Aplikasi Pembaca E-book

Kalau Anda seorang penggemar buku namun ruang yang tersedia tak cukup untuk menampung semua koleksi buku Anda, Anda dapat menjadikan buku elektronik (e-book) sebagai pilihan lain untuk membaca buku. Selain karena tak memerlukan ruang penyimpanan fisik yang besar, e-book yang diunduh juga tak akan mengalami penjamuran dan lenyapnya beberapa halaman seperti pada buku fisik. Untuk membaca e-book, Anda memerlukan aplikasi yang dapat membaca e-book. Ada 2 aplikasi yang saya rekomendasikan. Aplikasi pertama adalah Google Play Books. Sesuai namanya, aplikasi ini dikembangkan oleh Google dan dapat digunakan untuk membaca buku-buku yang dijual di Google Playstore. Biasanya, aplikasi ini telah terpasang secara default di perangkat Android. Aplikasi kedua adalah Gramedia Digital. Sesuai namanya pula, aplikasi yang sebelum 2018 bernama SCOOP ini dikembangkan oleh Gramedia yang mana kita dapat membeli dan membaca e-book yang tersedia di market Gramedia Digital. Tak hanya buku, berbagai majalah dan harian nasional juga bisa dibeli. Anda juga dapat berlangganan paket premium untuk mengakses seluruh koleksi dengan harga Rp89.000 per bulan (Belum termasuk pajak dan biaya jasa). Pembayaran pun dapat dilakukan menggunakan pulsa.

7. Aplikasi Pengukur Kecepatan Jaringan

Bagi Anda yang suka berinternetan, kecepatan jaringan yang memadai akan sangat bermanfaat. Untuk dapat memastikan bahwa operator yang Anda gunakan telah memberikan kecepatan akses internet yang memuaskan, Anda dapat mengunduh aplikasi pengukur kecepatan jaringan, salah satunya speedtest.net.

Catatan : Semua aplikasi yang direkomendasikan tersedia untuk Android. Untuk ketersediaan di perangkat non-Android, silakan mencari informasi lebih lanjut.